Rabu, 21 Agustus 2024

TUJUH MODAL ASET SEKOLAH YANG PENTING DALAM PENDIDIKAN

Awalnya saya berpikir bahwa Modal yang sangat penting di sekolah adalah  Modal Finansial, semakin finansialnya tinggi maka semakin bermutu dan berkualitaslah sekolah. Akantetapi setelah mempelajari topik ini mulailah terbuka bahwa modal aset sekolah itu sangat banyak dan penting untuk diinfentarisir. 

Apa saja modal aset sekolah yang penting dalam pendidikan? Mari kita analisis satu persatu sehingga sangat bermanfaat dalam pendidikan dan pembelajaran Peserta didik. Modal aset itu antara lain:

Modal Manusia, SDM yang berkualitas akan mempengaruhi kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan harga diri seseorang. Pemetaan Modal atau aset individu merupakan kegiatan menginventarisir pengetahuan, kecerdasan dan ketrampilan yang dimiliki setiap wargannya dalam lingkungan sekolah.

Modal Sosial, merupakan modal investasi yang berdampak pada bagaimana manusia, kelompok dan organisasi hidup berdampingan.

Modal Politik. Salah satu aset sekolah yang digunakan untuk melahirkan berpola kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran .

Modal Agama dan Budaya, identifikasi dan pemetaan modal budaya dan agama merupakan langkah penting dalam komunitas, termasuk kelembagaan dan tokoh-tokoh penting yang berperan langsung maupun tidak langsung.

Modal Fisik, bangunan dan infrastruktur atau sarana prasarana seperti kelas atau lokasi pembeljaran, laboratorium, pertemuan dan pelatihan termasuk jalur komunikasi, sarana pendukung pembelajaran hingga trasportasi.

Modal Lingkungan atau Alam. Aset potensial yang belum diolah tetapibernialai ekonomi tinggi dalam upaya pelestarian alam dan kenyamanan hidup.

Modal Finansial, digunakan untuk membiayai pembangunan dan kegiatan sekolah.

Saya mencoba menganalisis Aset sekolah, hasilnya seperti di bawah ini. Kemudian saya mencoba mengajak beberapa teman sejawat untuk berdiskusi seputar Pengelolaan Program Sekolah yang berdampak pada Murid”. Adapun hasil pemetaan Aset Sekolah yang penting dalam pendidikan di SMP Negeri 12 Bandung adalah sebagai Berikut:

MATRIK ANALISIS ASET  SEKOLAH


Dari pemetaan tersebut, maka bergulirlah program-program sekolah yang sangat Strategis maupun Program Rutin  dari Bidang Kurikulum, Bidang Kesiswaan, dan Bidang Hubungan dengan  Masyarakat (HUMAS).

Selain pertimbangan Tujuh Modal Aset, program-program sekolah adalah hasil dari Analisis Rapor Pendidikan SMP Negeri 12 Bandung yang terbaru Tahun 2024. Serta hasil pertimbanga Visi Misi dan Karakter serta kebutuhan Murid.

Saya semakin yakin bahwa program-program SMP Negeri 12 Bandung akan terlaksana dengan kondusif didukung dengan  Tujuh Modal Aset dan selalu berpijak pada  Program Berbasis Data. Manajemen  Tujuh Modal Aset akan semakin berdampak pada Program sekolah.

Dokumentasi Rapat Dinas Sosialisasi Program Sekolah



Bagaimana Respon Teman-teman Guru SMP Negeri 12 Bandung, tentang Tujuh Modal Aset SMP Negeri 12 Bandung? Marikita lihat Hasil Umpan Balik terkait Tujuh Modal Aset di bawah ini:






Dari hasil Umpan Balik, teman-teman semakin yakin bahwa program sekolah akan berjalan sesuai dengan harapan . Hal ini ditunjang dengan Tujuh Modal Aset yang dimiliki sekolah. Ketujuh Aset tersebut sudah mulai di analisis dan itu semua membuat kita semua semakin optimis penjaminan mutu akan terus mengalami peningkatan dan pembelajaran semakin berpihak pada siswa. 


 

Selasa, 20 Agustus 2024

PENGUATAN PENTINGNYA KOMUNITAS BELAJAR
DI SMP NEGERI 12 BANDUNG



Komunitas Belajar (KOMBEL) merupakan Sekelompok Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang belajar bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid.

Kali ini saya mengenal Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kegiatannya Guru membicarakan hal yang bersifat administratif dan kurang  terkait dengan pembelajaran murid. Terkadang program di buat dan pelaksanaannya kurang sesuai dengan proses pelaksanaan. Terkadang hanya di dominasi oleh guru-guru yang aktif saja. Sehingga terkesan kurang tersentuh untuk seluruh Guru dalam meningkatkan profesionalisme.

Setelah belajar Topik Komunitas Belajar (KOMBEL)  saya merasa ada yang berbeda, Dimana Guru merasakan manfaat dan membutuhkan komunitas belajar, Guru membicarakan pembelajaran yang berpusat pada murid, Saling menghargai, tidak ada gap senior vs junior Adanya kolaborasi & tanggung jawab Bersama, dan setiap guru memiliki kesempatan yang sama untuk berpendapat dan berpartisipasi aktif,  Kombel menggunakan siklus inkuiri.

Jenis Kombel ada tiga jenis, yakni, kombel dalam sekolah, kombel antar sekolah dan kombel daring.

Komunitas Belajar dalam Sekolah adalah salah satunya  cara/strategi peningkatan kompetensi GTK yang diyakini berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran murid

Sekarang saya mencoba membahas Komunitas Belajar dalam sekolah, Pada kegiatan komunitas belajar dalam sekolah terdapat Tiga Ide Besar yang menjadi landasan dalam menjalankan seluruh kegiatan di dalamnya. Tiga Ide Besar ini akan memastikan komunitas belajar berkontribusi pada pembelajaran berkualitas yang dilakukan secara kolaboratif untuk meningkatkan hasil belajar murid.

70% peningkatan kompetensi GTK khususnya guru diharapkan terjadi di satpen, satu diantaranya melalui kombel.

Kombel dilakukan secara rutin setiap minggu untuk membahas masalah/tantangan pembelajaran yang dihadapi murid. Tidak semua masalah/tantangan pembelajaran murid dijadikan topik diskusi pada kombel. Anggota menyepakati topik diskusi sesuai kebutuhan bersama.

Ide yang  pertama Fokus pada Pembelajaran

Apa yang kita harapkan murid pelajari?
Bagaimana kita tahu bahwa murid sudah belajar hal tersebut?
Bagaimana respon kita jika murid  tidak mencapai capaian belajarnya?
Bagaimana kita akan memperkaya materi untuk murid yang sudah mahir?

Ide yang ke-dua Membudayakan Kolaborasi dan Tanggung Jawab Kolektif

Kolaborasi untuk menciptakan pemahaman bersama
Kolaborasi dengan memiliki kesadaran bahwa proses pembelajaran dan keberhasilan seorang murid merupakan tanggung jawab bagi semua PTK
Kolaborasi ini diciptakan untuk menghadirkan suasana belajar bersama, yang di dalamnya terdapat rasa saling tergantung satu sama lain

Ide ke-tiga Berorientasi pada Hasil (Pembelajaran Murid). Ide tersebut yang menjadi ciri khas Kombel terutama dilingkungan tempat saya bekerja. Pertama-tama semua guru sudah sepakat untuk melaksanakan kegiata kombel setiap minggu yakni hari Jumat.Tim Kecil sudah mulai mempersiapkan semua yang menjadi garapannya masing-masing. 

Siklus komunitas belajar dalam sekolah merupakan rangkaian pengelolaan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas PTK dan meningkatkan kualitas hasil belajar murid. Sehingga siklusnya mirip dengan Siklus Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yakni Refleksi, Perencanaan, Implementasi dan Evaluasi untuk ditindak lanjuti.

Apa kesan yang Bapak/Ibu dapatkan dari proses ini?
Apa ide atau hal baru yang Bapak/Ibu temukan dari proses ini?
Apa yang sudah berjalan baik dalam proses ini? Apa yang bisa diperbaiki di kesempatan berikutnya?

KOMUNITAS BELAJAR DALAM SEKOLAH
SMP NEGERI 12 BANDUNG

 
Kelompok Belajar  dibagi menjadi empat Kelompok Kecil, tiap kelompok kecil beranggotakan 6-10 Guru. Adapun Kelompok tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini!





Untuk memperluas daya jangkau dari kegiatan Komunitas Belajar (KOMBEL) SMP Negeri 12 mulai membentuk Kombel Daring yang terpasang di PMM untuk itu lihat lebih jauh Kombel daring SMP Negeri 12 Bandung dan ikuti Webinar-webinar yang akan dilaksanakan kedepan.

KOMUNITAS BELAJAR DARING
SMP NEGERI 12 BANDUNG


Selain itu kegiatan Kombel di SMP Negeri 12 Bandung dijadikan ajang berbagi Aksi Baik ataupun Desiminasi Calon Guru Penggerak. Di bawah ini adalah Foto kegiatan Calon Guru Penggerak dalam mendesiminasikan Disiplin Diri yang di pandu langsung Oleh Bapak Aminudin, S.Pd. Bapak Palahudin, M.Pd. dan Bapak M. Jiva Agung Wicaksono, M.Pd.


Tidak terlewatkan Kombel di dalam sekolah dipergunakan untuk berbagai kegiatan, seperti sosialisasi Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam pemilihan dimensi merujuk pada program yang sudah dijalankan di tahun ajaran sebelumnya baik di kelas VII, VIII dan IX.

Kls 7
Semester 1
Gaya Hidup Berkelanjutan  (Menanam Sayuran di Sekolah dengan Hidroponik saladah Bokor, bayam)  lokasinya  di belakang Panggung dan disamping tangga. Dan hasilnya bisa diolah  di rumah.

Semester 2
Bineka Tunggal Ika Keberagaman Budaya Nusantara Produknya miniatur Rumah, adat dan Pakaian Adat

Kelas 8
Semeater 1
Gaya Hidup Berkelanjutan (Pengolahan Sampah). Jenis-jenis sampah dan permasalahan, Gerakan pengolahan  sampah Biopori dan Produk Daur Ulang. Selain itu akan ada Deklarasi Pengurangan Sampah melalui Infografis.

Semester 2
Gaya Hidup Berkelanjutan
Bangun Jiwa raga Pola Hidup Sehat, pengolahan makanan yang sehat. Untuk tahun sekarang kegiatannya Permain Tradisional kaitannya dengan Pola Hidup Sehat. Isu terkini dari penyakit Diabetes, Batu Ginjal di Usia dini. Menganalisis Olah Raga untuk mengatasi penyakit. Makanan yang dibutuhkan dan bagaimana mengolah makanan. Di Akhir ada Festival Olah Raga. Maraton 5 Km.

Kelas 9
Semester 1
Suara Demokrasi
Penyusunan Peraturan Sekolah dan Pembuatan Film Pendek. Satu kelas dibagi menjadi  empat kelompok ada Legislatif, eksekutif , yudikstif dan rakyat.

Semester 2
Rekayasa Teknologi dan Kearipan Lokal. Produknya adalah Film Pendek Bertemakan Hal-hal sekitar di kehidupan siswa.



Saya merasa bahwa Kombel ini sangat bermanfaat bagi Guru-guru Khususnnya di SMP Negeri 12 Bandung, melalui Kombel dapat berbagi pengalaman, dapat mencari berbagai solusi dari permasalahan pembelajaran di kelas, dan dapat saling memotivasi sehingga pembelajaran sangat bermakna dan bermanfaat bagi Guru dan Siswa.

Teman - teman sejawat Guru SMP Negeri 12 Bandung merasakan kebermanfaatan dari Kombel dalam Sekolah, seperti terlihat dari Umpan balik yang saya lakukan pada teman/ rekan guru di bawah ini.





Pembelajaran yang didapat luar biasa, setiap hari bertambah dan bertambah. Jadilah Guru pembelajar sepanjang hayat. Teruslah belajar meski sudah belajar!

Rabu, 14 Agustus 2024

 OBSERVASI REKAN SEJAWAT

Komunitas Belajar (KOMBEL) merupakan Sekelompok Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang belajar bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid.

Setelah mempelajari topik  Menjalankan Komunitas dalam Sekolah Kali ini saya akan mencoba berkolaborasi dengan rekan teman sejawat  yakni dengan Ibu Pipi Kamilah, M.Pd selaku Pengajar Pendidikan Pancasila di Kelas  VIII H.   Saya merasa nyaman dengan Ibu Guru tersebut sebagai partner Observasi dan yakin suasana kolaboratif dan  penerimaan umpan balik akan terlaksana dengan efektif.

Kegiatan Observasi Antar Teman sejawat dilaksanakan mulai Percakapan Pra Observasi Kelas, Observasi Kelas dan Pasca Observasi Kelas. Ketiga kegiatan tersebut dapat di lihat dari dokumen di bawah ini.

Dalam Kegiatan Percakapan Pra Observasi Kelas, Saya dan Ibu Pipi Kamilah (Rekan Sewawat) memilih salah satu elemen yakni, “Keteraturan Suasana Kelas”. Adapun alasan dari pemilihan elemen tersebut adalah Kelas VIII H adalah kelas yang dirasa penting untuk mendapat perhatian khusus dalam hal Keteraturan Suasana Kelas.

Setelah disepakati saya sebagai Observer dan Ibu Pipi sebagai Guru yang diobservasi termasuk sepakat waktu pelaksanaan Observasi Selasa 30 April 2024 di Kelas VIII H. Pedoman Observasi dipelajari bersama dan Perencanaan Pembelajaran (Modul) yang dilengkapi dengan Perencanaan Assesmen sudah dipersiapkan.

Untuk melihat kesepakatan Perencanaan yang dilakukan 29 April 2024 sebagai Percakapan Pra Observasi Kelas, saya sampaikan Dokumen di bawah ini.


Pelaksanaan Observasi dilaksanakan sesuai dengan rencana, yakni Hari Selasa 30 April 2024. Untuk melihat Hasil Observasi yang dilakukan 30 April 2024, saya sampaikan Dokumen di bawah ini.




Setelah Observasi dilaksanakan, selanjutnya saya dan Ibu Pipi melaksanakan tahapan kegiatan Pasca Observasi. Kegiatan dilaksanakan untuk melakukan refleksi dan rencana tindak lanjut.. Untuk melihat Hasil Pasca  Observasi yang dilakukan 30 April 2024, saya sampaikan Dokumen di bawah ini.




Saya menyadari bahwa banyak hal yang didapat selama kegiatan Observasi antar teman. Dengan dipandu pedoman observasi maka perencanaan pelaksanaan dan refleksi berjalan sesuai dengan harapan. Model pembelajaran yang semula tidak tergambar oleh saya sekarang semakin jelas dan saya akan mulai menerapkan model pembelajaran dalam kelas lain. Anak muda kaya dengan berbagai Inovasi dan penggunaan Teknologi sehingga saya akan banyak belajar terutama penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran.

Selanjutnya saya bertanya kesan pesan selama diobservasi kepada Bu Pipi

Tiga hal yang saya Tanyakan, yakni Sejauh mana Tujuan Observasi Tercapai, Apakah ada Hambatan dan ketidak nyamanan saat Observasi dan Bagaimana Pengalaman saat diobservasi.

Untuk itu mari kita lihat hasil Umpan Balik dari Ibu Pipi selaku Guru yang diobservasi,

UMPAN BALIK  DARI BU PIPI KAMILAH, M.PD

Mari kita budayakan dan Berdayakan Kombel di Dalam Selolah, salah satunya dengan mengadakan Observasi dengan Rekan Sejawat. Melalui  Observasi dengan Rekan Sejawat maka Praktik praktik baik yang sudah dilaksanakan bisa dilaksanakan oleh guru lain dan berkolaborasi sehingga pembelajaran dapat bermakna dan berpihak pada murid kita.


Kamis, 08 Agustus 2024

MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI



Banyak remaja yang merasa  malas ketika sedang mengalami mentruasi. Mentruasi dijadikan berbagai alasan untuk bermalas-malasan  bergerak, seperti malas berolah raga, malas untuk solat dan malas untuk melaksanakan ibadah puasa, semua beralasan sedang dapet bulan.

Terkadang menyaksikan anak remaja yang sakit saat mentruasi. Bisa dibayangkan setiap bulan sakit dan alhasil menjadi kondite yang kurang baik bagi perkembangan anak remaja.

Sering mengingatkan siswa di sekolah bahkan sering membuat Absensi tak kala melaksanakan Solat berjamah duhur, saya beri tanda bahwa anak tersebut sedang datang bulan di minggu itu, eh ternyata di minggu berikutnya masih beralasan mentruasi. Kebiasaan menambah-nambah durasi mentruasi tersebut membuat saya semakin termotivasi untuk memberikan Manajemen Kebersihan Mentruasi.

Selain itu ada sebagian  remaja yang percaya pada mitos-mitos seputar menstruasi yang sebenarnya merugikan anak perempuan. Informasi yang salah ini sering didapat dari keluarga terutama ibu. Mitos yang banyak berkembang diantaranya makan daging dan ikan ketika sedang menstruasi darahnya jadi bau, dan banyak kegiatan yang tidak boleh dilakukan ketika sedang menstruasi seperti tidak boleh keramas, tidak boleh potong kuku, dan lain-lain.

Kali ini saya akan mencoba memberikan pengarahan Manajemen Kebersihan Mentruasi. Dengan kegiatan ini diharapkan apa yang menjadi permasalahan Murid-murid bisa sedikit demi sedikit teratasi.

Kegiatan tersebut saya lasanakan sesuai dengan Program sekolah di setiap hari Jum,at. Yang mana laki-laki kegiatan solat Jumat berjemaah di Sekolah, sementara putrinya mendapatkan pengarahan seputar Keputrian, salah satunya saya sisipkan pada Materi Keistimewaan Perempuan dalam Manajemen Kebersihan Mentruasi.

Materi dikemas sedemikian menarik, selagi anak perempuan dipisah dengan anak laki-laki.

Sebenarnya membersihkan diri, termasuk mencuci rambut, saat menstruasi baik dilakukan karena membuat badan terasa segar dan melindungi tubuh dari bakteri dan bau. Dalam agama islam tidak ada larangan mandi dan cuci rambut selama menstruasi. Mitos dilarang memakan daging atau ikan ketika menstruasi sangat menyesatkan. Daging dan ikan mengandung banyak protein dan zat besi yang dibutuhkan perempuan untuk mengganti sel-sel darah merah yang hilang saat menstruasi.

Daftar Pemateri Kegiatan 

Pembiasaan di Hari Jumat di SMP Negeri 1 Bandung.




Paparan Materi sebagai berikut :
Pengerian Materi Mentruasi, Menstruasi adalah darah yang keluar dari vagina perempuan yang merupakan proses alami sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Setiap perempuan yang normal atau sehat akan mengalami menstruasi. Menstruasi pertama normalnya terjadi pada usia 11-14 tahun, akan tetapi sekarang cenderung lebih cepat, bisa terjadi pada usia 9 tahun.

Mentruasi menurut Fiqih Islam adalah   Menstruasi yang disebut dalam bahasa fiqih haid adalah darah kotor yang keluar dari rahim perempuan dalam kondisi sehat atau normal bukan karena sakit atau melahirkan. Ada jenis darah lain yang keluar dari rahim perempuan selain haid yaitu darah nifas dan darah istihadhah. Darah nifas adalah darah yang keluar dari rahim perempuan sehabis melahirkan, adapun darah istihadhah adalah darah yang keluar dari rahim perempuan karena siklus tidak normal penyakit yang waktu menstruasinya melewati 15 hari. 

Siklus menstruasi adalah siklus hormonal bulanan yang ditandai dengan menstruasi setiap bulan. Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama periode menstruasi berikutnya. Panjang rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari, tetapi siklus ini dapat bervariasi pada setiap perempuan mulai 21 sampai 35 hari. Saat menstruasi darah akan keluar dari vagina secara alami selama 2-7 hari. Darah yang keluar pun bisa sedikit atau banyak, tergantung dari hormon estrogen dan progesteron. Naik turunnya tingkat hormon ini turut mengontrol siklus menstruasi.

Remaja perempuan perlu mengetahui pola siklus menstruasinya agar lebih mudah untuk mengetahui kapan menstruasi berikutnya. Sehingga dapat mempersiapkan diri bila menstruasi tiba

Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) adalah pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi.

Pada saat perempuan menstruasi, perlu menggunakan pembalut untuk menampung darah yang keluar dari vagina. Pembalut yang digunakan dapat berupa pembalut sekali pakai atau pembalut yang dapat dipakai ulang. Pembalut yang dijual di pasaran atau di toko-toko biasanya merupakan pembalut sekali pakai yang tidak dapat digunakan kembali dan harus dibuang setelah digunakan. Pembalut yang dapat dipakai ulang biasanya terbuat dari kain, bisa dicuci, dan dapat digunakan kembali. Pembalut harus

Pembalut harus diganti secara regular, maksimal sekali setiap 4 jam, walapun darah yang keluar hanya sedikit. Seringkali anak menunggu sampai darah penuh dalam pembalut atau sampai 6 jam atau lebih, hal ini dapat menyebabkan infeksi saluran reproduksi, saluran kencing, dan iritasi kulit. Darah yang keluar ketika menstruasi mengandung bakteri yang dalam waktu 30 menit sudah duplikasi, sehingga dalam waktu 1-2 jam bakterinya sudah banyak. Ideal waktu ganti pembalut bila masih banyak darah yang keluar adalah pagi, tengah pagi, siang, tengah siang, sore, tengah sore dan malam. Jenis dan harga pembalut yang dipakai bukan menjadi pertimbangan karena yang penting frekuensi mengganti pembalut yang teratur. Remaja perlu menghindari penggunaan bahan-bahan sebagai pengganti pembalut

Cara membuang pembalut supaya tidak menularkan penyakit, harus dibungkus. Kalau pembalut banyak darahnya lebih baik dicuci dulu dengan air mengalir, baru dibungkus dan dibuang. Pada keadaan susah mendapatkan air pembalut boleh langsung dibungkus dan dibuang. Pada saat membuang pembalut harus dipisahkan dengan sampah rumah tangga. Pembalut mengandung plastik bagian luarnya sehingga tidak degradable/ tidak bisa hancur, jadi harus ada tempat pembuangan khusus dan diangkut oleh tukang sampah yang dikelola dengan resmi. Pada daerah yang tidak ada pembuangan sampah secara khusus misalnya di kampung atau di desa sampah pembalut bekas dapat dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dibuang di tempat pembuangan akhir. Misalnya diletakkan di tempat sampah yang tertutup rapat.

Setelah masa menstruasi berakhir, seorang perempuan harus melaksanakan mandi junub agar suci kembali dari hadas besar. Mandi junub disebut juga dengan mandi janâbah dan mandi besar. Hukum mandi junub ini sama dengan hukum mandi dari hadas besar lainnya yaitu wajib.

Kali ini sudah ada salah satu intrumen yang bisa digunakan adalah Oky, aplikasi tersebut dapat membantu tantangan remaja perempuan. Oky sebuah aplikasi pelacak mentruasi pertama yang bisa dioprasikan melalui perangkat smartphone.

Dengan Oky, Remaja perempuan bisa melacak bagaimna mempengaruhi tubuh dan mood sehingga dapat mendapatkan perkiraan khusus untuk merencanakan hari-hari , belajar tentang informasi yang bisa dipercaya dan tips untuk tetap sehat serta bahagia

DOKUMEN
Fhoto Kegiatan Keputrian di SMP Negeri 12 Bandung




Setelah memberikan materi Pembiasaan Kegiatan Keputrian bagi siswi. Tema yang diusung Manajemen Kebersihan Mentruasi dan  Adab Pergaulan Remaja Menurut Islam. Saya sebagai Guru Pendidikan Pancasila dan sebagai penganut Agama Islam merasa lega rasanya tidak ada beban lagi tuk mengingatkan pentingnya  Manajemen Kebersihan Mentruasi dan  Adab Pergaulan Remaja Menurut Islam. Adapun Respon remaja putripun sangat baik. Di bawah ini adalah respon dan Umpan Balik remaja putri SMP Nengeri 12 Bandung.

DOKUMEN UMPAN BALIK






Demikian Manajemen Kebersihan Mentruasi yang sesungguhnya sangat dibutuhkan oleh para remaja khususnya remaja putri. Mereka merasa malu-malu untuk menyampaikan proses mentruasi pada orang tuanya, terkadang mereka jalan sendiri tanpa informasi. Akan tetapi dengan dikemas dalam Kebiatan Keputrian ternyata Remaja Putri sangat antusias mengikutinya.

Terimakasih para Remaja Putri SMP Negeri 12 Bandung.
Salam Sehat!























 

Selasa, 30 Juli 2024

BAB 1 SEJARAH KELAHIRAN PANCASILA

Tujuan Pembelajaran: Ananda sekalian  mampu menganalisis kronologis lahirnya Pancasila.

Indikator Tujuan Pembelajaran:

  1. Menampilkan sikap menghayati sejarah kelahiran Pancasila sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa
  2. Menganalisis latar sejarah kelahiran Pancasila sebagai dasar negara
  3. Menganalisis proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara
  4. Menerapkan komitmen dan semangat kebangsaan para endiri negaraengan
Untuk itu maka. ananda sekalian diharapkan mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan

  1. Latar sejarah Pancasila
  2. Kelahiran Pancasila
  3. Proses perumusan Pancasila
  4. Proses penetapan Pancasila

Pertemuan  Rabu, 31 Juli 2024  

LATAR SEJARAH PANCASILA

Nilai-nilai Pancasila sudah dari dulu menjadi bagian kehidupan masyarakat,bahkam para ahli berpendapat bahwa Pancasila itu digali dari Bumi Indonesia. Untuk itu silahkan gali semua informasi kehidupan Bangsa Indonesia di Masa lampau.

  1. Masa Sejarah Awal
  2. Masa Kerajaan Nusantara
  3. Masa Penjajahan
  4. Masa Kebangkitan Nasional

Baca berulang-ulang kemudian buatkan Resume dari bacaan tersebut di Buku Tugas dan kumpulkan hasilnya!

Kamis, 20 Juni 2024

RENCANA TINDAK LANJUT

Tindak Lanjut Target Kinerja

Rencana Kerja Guru sekarang ini dapat dengan mudah di unggah dalam PMM melalui Pengelolaan Kinerja. Rencana, Proses, dan tindak lanjut perbaikan sampai penilaian alurnya jelas.

Saya membidik salah satu Elemen yakni Keteraturan Suasana Kelas Target Prilaku, Panduan Observasi  mulai dipelajari, Perencanaan Pembelajaran  dan Perangkat Asesmen (Dokumen) mulai di di unggah di PMM kemudian di diskusikan dengan atasan mengenai waktu pelaksanaan Observasi. Keteraturan suasa kelas merupakan pilihan saya untuk mengisi kinerja di PMM, dengan harapan menciptakan pembelajaran yang efektif salah satunya dengan melakukan Komunikasi posifif sehingga hubungan yang menyenangkan dengan murid terlaksana dengan baik. Selain itu pengelompokan siswa lebih fleksibel akan membentuk situasi yang berkolaborasi.
Setelah ada kesepakatan saya menyiapkan bahan tayang yang sudah sesuai dengan Panduan Observasi.
Sudah ada Kesepakatan langsung progres 25%. 

Observasi dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan dengan atasan, langkah selanjutnya adalah kegiatan Pasca Observasi sebuah refleksi Pembelajaran dan Rencana Tindak lanjut dan Progres bergeser menjadi 50% . Sambil merancang rencana tindak lanjut saya mulai menguanggah Dokumen Kompetensi :
  1. Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Peserta Pelatihan Mandiri sesuai model kompetensi Guru, Kepala Sekolah, dan/atau Pengawas Sekolah 38 Poin.
  2. Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Partisipan observasi praktik pembelajaran (persiapan, pelaksanaan, dan diskusi tindak lanjut) bersama rekan sejawat  8 Poin.
  3. Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Partisipan kegiatan seminar, lokakarya, konferensi, simposium, dan/atau studi banding lapangan yang diselenggarakan di bidang pendidikan 8 Poin.
Saya unggah Tugas tambahan sebagai Guru Piket. Setelah saya Unggah Dokumen Kompetensi  dan Tugas Tambahan, Progres sudah berubah 75%.

Dokumen Observasi




Kali ini saya langsung merencanakan Tindak lanjut dan setelah disepakati, maka progrespun langsung mencuat menjadi 100%, Alhamdulillah.

Awalnya saya berpikir tindak lanjut itu ribed, ternyata cukup mengisi Pedoman di PMM yang begitu ringan. Seperti biasa disepakati dengan atasan atau Kepala Sekolah.

Kali ini saya akan mencoba melakukan Rencana Tindak Lanjut dari proses yang sudah disepakati dengan Kepala Sekolah. Adapun Rekomendasi yang diharapkan ditindak lanjuti adalah " Tambahkan Media  Pembelajaran yang  lebih Inovatif dan Kreatif yang dapat menambah Wawasan Peserta didik".
Kali ini saya mencoba dengan  Proses Pembelajaran dengan  Permainan Karya Numerasi intruksi Pembelajaran yang mencakup Strategi dan Komunikasi untuk menambahkan Minat dan Nalar Kritis Peserta Didik.

Adapun Permainan Karya Numerasi meliputi;
Permainan Berbasis Digital Karya Numerasi, dan  Permainan Berbasis Non Digital Karya Numerasi.
Saya akan memcoba mencari berbagai referensi mengenai Pengertian, Permainan Karya Numerasi intruksi Pembelajaran yang mencakup Strategi dan Komunikasi untuk menambahkan Minat dan Nalar Kritis Peserta Didik melalui permainan Berbasis Digital Karya Numerasi. Dan Permainan Berbasis Non Digital Karya Numerasi. 

Selanjutnya akan mencoba membuat aktifitas pembelajaran sehingga Konsep tersebut benar-benar dapat di pahami bahkan diimplementasikan dalam pembelajaran yang dapat menumbuhkan Nalar kritis Peserta didik.

Perencanaan, proses dan Hasilnya selalu di bawa di kombel untuk mendapat umpan balik dari rekan sejawat.

Kemudian langkah yang paling mendukung adalah melalui PMM.
Platform Merdeka Mengajar (PMM) ini sebuah penantian manakala muncul topik baru itulah sesuatu yang penting bagi kami sebagai pendidik. Ekosistem PMM Memudahkan Pendidik Mengakses Informasi, Referensi serta Infirasi.  Untuk itu jadilah kita sebagai pengguna PMM yang setia dan selalu merindukan sesuatu yang baru.

Saat ini ada Enan Puluh Empat topik yang dapat dijadikan bahan pelatihan Mandiri. Topik- topik tersebut dapat diakses dengan mudah sehingga layak dijadikan bahan untuk Tindak lanjut Kinerja.

Melalui belajar mandiri saya coba membuat berbagai Aksi. 

Dibawah ini saya coba Permainan Berbasis Non Digital Karya Numerasi dengan membuat Pameran Celengan dari bahan bekas.


Hasilnyah sangat menggembirakan disamping siswa memanfaatkan barang bekas, juga siswa termotivasi untuk mengisi celengan tersebut dengan berbagai program rencana dari hasil celengan tersebut.

Bagai mana tanggapan dari peserta didik dengan program tersebut. Tanggapannya adalah sebagai berikut:
  1. Saya menjadi lebih bijak dalam penggunaan uang jajan.
  2. Saya menjadi termotivasi untuk menabung dan menabung.
  3. Saya lebih percaya diri dengan pengadaan barang -barang yang dibutuhkan dengan menggunakan uang sendiri.
  4. Saya lebih memprogram tabungan perhari, per minggu, per tahun sampai lepas dari SMP bahkan sampai perguruan Tinggi dan merancang membuat Perusahan sendiri dengan merekrut tenaga kerja, 
  5. Melalui permainan ini ternyata perserta didik berpikir jauh ke depan dalam memanajemen Uang jajan harian. , 
Untuk lebih jelasnya seperti apa umpan balik kegiatan dari Permainan Berbasis Non Digital Karya Numerasi dengan membuat Pameran Celengan dari bahan bekas? mari kita lihat umpan balik siswa VIII I di bawah ini.






Selamat menyimak, semangat sehat, dan semangat sukses.
Anak-anak SMP Negeri 12 Bandung memang hebat.

Senin, 06 Mei 2024

AKSI NYATA
BIMBINGAN DAN KONSELING : LAYANAN PEMINATAN

 

Kebayakan Peserta didik dan orang tua memandang Bimbingan dan Konseling, sebagai kegiatan yang menakutkan bahkan tak jarang mereka memberi label pemanggilan karena telah melakukan kesalahan. Bahkan wali murid datang ke Ruang Bimbingan dan Konseling, sebelum datang mereka banyak berdebat dengan  anaknya sendiri. Kata Wali Murid, ada apa Ibu/ Bapak dipanggil ke BP/ Sekolah pastinya kamu telah melakukan perbuatan pelanggaran yah?

Selain pelabelan oleh Peserta didik dan Wali murid, BP terkadang terjadi perdebatan dengan Guru dan Wali Kelas. Tugas BP adalah memberi pelayanan agar dapat menjawab kebutuhan Peserta didik dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki oleh satuan Pendidikan. Bermula dengan adanya proses layanan Bimbingan dan Konseling, siswa sedang diberi perlakuan, sudah mulai ada keberanian masuk sekolah dengan absen khusus. Eh tiba-tiba anak mogok lagi ngak mau sekolah alasannya mulai mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan dari Guru-guru dan Peserta didik lainnya. Sehingga kerja Guru BK mulai dari awal lagi.

Dalam Kurikulum Merdeka, desain strategi Implementasi Bimbingan konseling dapat berupa program baru, penguatan program yang ada, atau mengubah program yang ada dengan tujuan yang disesuaikan dengan kebutuhan Peserta didik.

Setelah menyimak Dokumen Panduan Implementasi Bimbingan dan Konseling, terdapat empat komponen besar dalam Layanan Bimbingan dan Konseling, yakni layanan dasar, layanan peminatan dan perencanaan individual, layanan responsif dan layanan dukungan sistem.

Saya pelajari Layanan Peminatan, yang mana layanan Peminatan adalah proses membantu siswa secara sistematis dalam mengembangkan pemahaman dan keterampilan sesuai dengan fase perkembangan dan profil pelajar Pancasila yang ingin dicapai. Layana ini diberkan kepada kelompok besar, kelompok kecil maupun individual, dengan tujuan agar siswa dapat memahami tentang berbagai isu pribadi, belajar dan sosial, termasuk di dalamnya isu mengenai perundungan, kekerasan seksual atau pelecehan dan intoleransi.

Laanan ini diharapkan peerta didik dapat mengenal serta mengembangkan diri sesuai minatnya secara proaktif disemua dimensi profil pelajar Pancasila. Sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan peserta didik mengenai minat, bakat dan kemampuannya sejak dini. Peserta didik perlu didorong untuk mengikuti kegiatan ektrakurikuler, hal ini merupakan hal yang terbaik untuk pengenalan minat, bakat, kemampuan, percaya diri yang lebih tinggi, disiplin dan memdorong untuk melakukan aktivitas produktif dalam keseharian.

Untuk layanan peminatan dan perencanaan individual Guru BK beserta guru wali kelas dapat melakukan beberapa hal berikut:

Lakukan pemetaan kebutuhan peserta didik. Pemetaan dapat dilakukan melalui berbagai cara,  termasuk mengamati mencatat hal- hal  yang dilakukan peserta didik saat kegiatan bermain, belajar maupun kegiatan antusias dilakukan di kegiatan bermain - belajar dan waktu luang,  ciri pribadi, atau potensi kemampuan yang teramati lainnya. Satuan pendidikan dapat pula menggunakan asesmen minat ataupun menggunakan data asesmen diri peserta didik mengenal minatnya.

Merumuskan tujuan area pengembangan diri. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut,  guru BK dan wali kelas bersama-sama dengan peserta didik merumuskan tujuan area yang perlu dikembangkan. Pengembangan diri ini dapat dilakukan baik melalui acara ektrakurikuler di dalam satuan pendidikan maupun di luar satuan pendidikan. Satuan pendidikan dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam mengembangkan minat dengan mengikuti kegiatan kompetisi atau kegiatan lain di luar sekolah seperti festival konferensi, peserta didik dan lain-lain

Pelaksanaan Pengembangan diri. Setelah mendapatkan masukkan dari satuan pendidikan melalui  guru BK dan Wali Kelas,  peserta didik dapat melakukan pengembangan diri sesuai dengan kebutuhan dan minatnya dengan dampingan orang tua.  Untuk kebutuhan dalam proses pengembangan diri, peserta didik perlu mendapatkan wawasan luas tentang berbagai bidang.  Minat peserta didik dapat berkembang dari waktu ke waktu,  untuk itu perlu keluasan wawasan dan eksplorasi agar peserta didik dapat menguatkan pemahan mengenai minat, bakat dan kemampuannya.  Dengan pendampingan atas nanti perlu membuat  perencanaan perencanaan pengembangan diri yang sesuai dengan tujuannya.

Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan oleh satuan pendidikan adalah mengundang narasumber dari berbagai profesi, karya wisata, kunjungan lapangan dan sebagainnya.

Melalui layanan peminatan dan perencanaan individual, peserta didik secara bertahap membangun kompetensi pembelajaran sepanjang hayat, seperti:  

Membuat tujuan atau tantangan untuk pengembangan diri baik dalam lingkup pribadi maupun sosial. Tujuan dan tantangan ini dapat dibuat jangka pendek menengah maupun jangka panjang

Merencanakan masa depan seperti pilihan kelanjutan studi,  pilihan sekolah dan bidang karir.

Menganalisis dan mengolah kekuatan dan kelemahan untuk mendapatkan tujuan-tujuan diri, serta menggali proses yang tengah dijalani menuju tujuan tersebut dan  membuat keputusan-keputusan sesuai dengan rencana dan merefleksikan keputusan-keputusan tersebut.

Layanan Peminatan  yang dilakukan adalah dengan kelompok besar dengan tujuan memberikan motivasi belajar menuju kesuksesan Asesmen Akhir Jenjang menuju pilihan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. dilakukan langsung pada siswa kelas IX SMP Negeri 12 Bandung Tahun Pelajaran 2023-2024.

Alasan saya melakukan layanan Peminatan, Siswa kelas IX SMP Negeri 12 Bandung Tahun Pelajaran 2023-2024.

Peserta didik  memiliki potensi akademik yang sangat tinggi, akan tetapi semangat dan motivasi belajar mengalami penurunan. Hal ini terpatau selama pembelajaran PPKn sesuai dengan pembelajaran yang saya ampu.

Awal kegiatan layanan Peminatan, saya lakukan dengan mengadakan Pemetaan peminatan Pemetaan kebutuhan secara observasi angket wawancara dan metode lainnya dengan menggunakan pertanyaan pemantik seperti bidang apa yang paling ingin diketahui peserta didik saat itu.

Setelah mengetahui keadaan siswa, maka saya mencoba untuk membuat perencanaan sederhana untuk satu layanan peminatan yang akan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan.

Untuk memudahkan saya berkolaborasi dengan guru BK dan guru lain sebagai  Wali Kelas kelas IX dan masyarakat jika diperlukan.

Setelah itu saya mencoba untuk melaksanakan layanan peminatan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat.

Untuk mengetahui keberhasilan saya mencoba merefleksi dan mintalah umpan balik dari pihak yang terlibat antara lain wali kelas dan Peserta didik kelas IX yang telah mendapat layanan Peminatan.

Selengkapnya mari simak langkah atau siklus berikut ini:

Pertama sambil masuk kelas saya mencoba menyebarkan pertanyaan pemantik untuk menggali potensi siswa:

        Nama Lengkap
Kelas
Mata Pelajaran apa yang kalian sukai
Alasan kamu menyukai Pelajaran ( karen guru, pelajarannya menarik atau strategi yang bervariasi)
Hoby
Cita-cita
Rencana setelah Tamat SMP

ANGKET PEMINATAN 
Sumber https://www.scribd.com/document/353042424/angket-peminatan-docx

Secara Umum Siklus layanan Peminatan sebagai Berikut

Selama proses Peminatan  BK saya merasa berkewajiban untuk membimbing peserta didik dalam menggali minat, bakat dan kemampuan sehingga setelah mengadakan asesmen akhir jenjang mereka tidak lagi ragu untuk memilih sekolah yang menjadi idamannya yakni SMA atau SMK. Selain itu saya sangat hati-hati dalam melakukan layanan peminatan yakni selalu berpegang teguh dengan Etika Profesiona BK  antara lain, kerahasiaan, sukarelaan, keterbukaan,responsif, keaktifan dan kemandirian. 

  • Kerahasiaan maksudnya adalah menjaga informasi tentang diri peserta didik yang menyangkut kehidupan pribadi maupun permasalahan yang sedang dialami sesi berbagi informasi tentang peserta didik harus dilakukan yaitu peserta didik yang bersangkutan sesuai dengan asas kerahasia atau pertimbangan etika profesi dan atau  dilakukan seizin orang tua atau Wali dan peserta didik. 
  • Kesukarelaan dalam arti tidak ada unsur paksaan kepada peserta didik untuk mengikuti program layanan. 
  • Keterbukaan dalam arti Memberikan dan menerima informasi untuk pemecahan masalah peserta didik selama proses pelayanan. 
  • Responsif adalah adalah tidak menunda-nunda dalam memberikan bantuan dengan berbagai alasan. 
  • Keaktifan adalah terus berusaha membangkitkan semangat dan kemandirian peserta didik untuk mampu menyesuaikan diri serta menghadapi tantangan di lingkungan
  • Kedinamisan dalam arti mengikuti tekad agar terjadi perubahan pada diri peserta didik ke arah yang lebih baik sedangkan 
  • Kemandirian adalah mendorong peserta didik untuk mengenal dan menerima diri dan lingkungan serta mampu mengambil keputusan.

Dari etika tersebut di atas, saya menyadari etika tersebut harus dilaksanakan dengan maxsimal,

Sementara etika yang sudah menjadi kekuatan saya adalah etika:

  • Keterbukaan dalam arti Memberikan dan menerima informasi untuk pemecahan masalah peserta didik selama proses pelayanan. 
  • Responsif adalah adalah tidak menunda-nunda dalam memberikan bantuan dengan berbagai alasan. 
  • Keaktifan adalah terus berusaha membangkitkan semangat dan kemandirian peserta didik untuk mampu menyesuaikan diri serta menghadapi tantangan di lingkungan
  • Kedinamisan dalam arti mengikuti tekad agar terjadi perubahan pada diri peserta didik ke arah yang lebih baik sedangkan 
  • Kemandirian adalah mendorong peserta didik untuk mengenal dan menerima diri dan lingkungan serta mampu mengambil keputusan.

Dengan kekuatan etika tersebut, keterbukaan, responsif, keaktifan dan kemandirian, murid mulai memperhaikan layanan Peminatan yang dilaksanakan, merasakan sesuatu manfaat sikap terbuka, lebih responsif serta tekad ingin berubah meuju hal yang lebih baik dan positif dan timbul rasa poercaya diri serta lebih mandiri.

Sementara etika yang perlu ditingkatkan adalah kerahasiaan dan kesukarelaan perlu terus diupayakan serta menghargai perasaan baik siswa maupun orang tua. Jangan bersikap arogan, tetapi mesti hati-hati tidak terjadi paksaan dengan program layanan dasar Bimbingan Konseling.

Dengan adanya layanan Peminatan yang dilakukan, saya merasa puas telah membantu siswa, mengarahkan dan mefasilitasi dalam mencari solusi dari permasalahan  yang dihadapi siswa.

Dalam layanan Peminatan membantu mengarahkan proses pembelajran yang lebih proaktif , kreatif dan lebih inovatif .

Hal yang sudah dianggap baik adalah siswa mulai, memahami langkah dan sikap yang akan dihadapi menuju kegiatan Asesmen akhir jenjang, dan persiapan menuju Penerimaan Siswa Baru ke jenjang yang lebih tinggi.

Ada beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan, yakni pasang surutnya motivasi belajar. Sehingga peran saya selanjutnya terus memantau murid untuk tetap memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar dan memberi berbagai fasilitas pelayanan yang prima, sehingga murid kita merasa aman nyaman dan terkendali selama belajar di SMP Negeri 12  Bandung.

Pelaksanaan Proses layanan saya sapaikan kepada rekan-rekan Guru BK dan  pada Wali kelas dan Guru BK. Seperti apa tanggapan Mereka? Mari kita lihat Umpan Balik di bawah ini.





DOKUMEN LAYANAN PEMINATAN
(1)
Fhoto bersama Guru BK selepas Kegiatan 
Layanan Peminatan





    
(2)
Fhoto Hasil  Kegiatan 
Layanan Peminatan



Dari Proses Layanan Peminatan, diharapkan siswa menjadi tidak bingung lagi dalam menentukan sekolah pilihan selepas SMP Negeri 12 Bandung. Bahkan siswa menjadi lebih termotivasi dalam belajar terutama mengejar Prestasi Akademik maupun prestasi Non Akademis. 







Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang

      BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH Banyak cara Mengisi Waktu Luang Mengisi waktu luang di halaman rumah dengan berkebun adalah salah satu cara ...