BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH
Ati Rohaeti
GURU PPKN SMP NEGERI 12 BANDUNG
Minggu, 07 Juni 2026
Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang
Kamis, 16 Oktober 2025
PENANTIAN TIADA HENTI
Penantian seorag Ibu terhadap anak dari hari pertama langkah kaki mungilnya menuju sekolah, hati ini telah menyimpan sebentuk penantian suci. Bukan sekadar harapan, melainkan sebuah iman teguh pada potensi yang ia miliki. Setiap lembar rapor, setiap ujian yang dilalui, terasa seperti anak tangga yang kami daki bersama, dengan napas tertahan dan doa yang tak pernah putus.
Dan kini, setelah berbilang tahun mengarungi samudra ilmu, tibalah hari Selasa
14 Oktober 2025 berdiri di atas
panggung, mengenakan toga, dengan senyum yang memancarkan kedewasaan dan
pencapaian, sungguh sebuah momen kebanggaan dan kebahgiaan tiada tara.
Gelar Sarjana Gizi yang ia raih bukan hanya sekeping ijazah, melainkan
monumen ketekunannya dan pembuktian atas setiap tetes keringat, setiap malam
tanpa tidur, setiap pengorbanan yang kami ikhlaskan. Kebanggaan ini terasa
meluap-luap, seolah dada ini tak cukup menampungnya. Ini adalah kemenangan
bersama, puncak indah dari sebuah penantian panjang yang kini berbuah manis,
menghadirkan rasa syukur yang tak terhingga dan keyakinan bahwa ia siap
menyongsong masa depan, menjadi ahli yang akan membawa manfaat bagi banyak
orang.
Inilah dia Anakku No empat Luthfiah Nurul Fatimah lahir di Kota
Bandung pada tanggal 3 Januari 2024 dian menempuh pendidikan dasar (2009-2015),
(2015-2018) Sekolah menengah Pertama, hingga menengah atas (2018-2021) di Kota
Bandung. Pada tahun 2021, melanjutkan pedidikan pada Program Studi gizi
Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia yang
diselsaikan pada tahun 2055 di bawah bimbingan Ibu Widya Astuti, S.Gz., M.Si
dan Bapak Hurry Mega Insani, S.Pd., M.Si.
Proses sidang skripsi dilaksanakan
pada hari Rabu, 23 Juli 2025 dengan
Penelitian berjudul “PENGARUH KUALITAS DIET DAN TINGKAT STRES TERHADAP STATUS
GIZI PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG”. Setelah
mempertahankan Hasil Penelitiannya Hasilnya dengan Yudisium “ Pujian”.
Rangkaian kegiatan dilanjut dengan Perayaan Wisuda Selasa, 14 Oktober 2025
Gelombang III.
Penantian dan Perasaan
ini adalah campuran aduk yang maha dahsyat antara rasa syukur yang memuuncak,
kebanggaan yang menghangatkan, dan keharuan yang tak tertahankan.
1. Rasa Syukur yang
Murni dan Mendalam
Ini adalah rasa syukur yang tertancap kuat hingga ke relung jiwa. Syukur karena Allah telah menjaga dan membimbing langkahnya, memberinya kesehatan dan ketekunan untuk menyelesaikan studi yang berat ini. Setiap doa yang dipanjatkan di sepertiga malam, kini terasa terjawab dan terbayar lunas.
2. Kebanggaan yang
Meluap-luap
Melihat anak
mengenakan toga, membawa gelar S.Gz (Sarjana Gizi), hati ini mengembang
rasanya. Ini bukan sekadar kebanggaan akan nilai akademis, melainkan kebanggaan
akan karakter: ketekunannya, disiplinnya, dan semangat pantang menyerahnya. Ini
adalah kebanggaan yang berkilauan, memancarkan cahaya pada seluruh keluarga.
3. Keharuan dan Air
Mata Bahagia
Ada air mata yang tak
bisa ditahan, air mata yang hangat dan tulus. Air mata ini adalah simbol dari
setiap kecemasan yang pernah dirasakan, setiap pengorbanan yang pernah
diberikan (waktu, tenaga, pikiran, finansial). Melihatnya berdiri gagah di
garis finish pendidikan, segala beban terasa terangkat tuntas. Ini adalah
keharuan yang membebaskan.
4. Rasa Lega dan
Penantian yang Tuntas
Penantian panjang
sejak ia bayi, merangkak, berjalan, hingga kini mencapai puncak pendidikan
formal, terasa tuntas. Ada rasa lega yang menyejukkan karena ia telah memiliki
bekal ilmu yang kuat, siap untuk menjalani kehidupan profesional dan mandiri.
5. Harapan dan Doa
untuk Masa Depan
Perasaan ini sekaligus
menjadi sumber optimisme yang baru. Sebagai seorang ibu, kini muncul doa dan
harapan agar ilmu Gizi yang ia peroleh menjadi jalan keberkahan, bermanfaat
bagi banyak orang, dan membawanya pada kehidupan yang sukses, bahagia, dan penuh
integritas. Hati ini dipenuhi keyakinan bahwa ia akan menjadi agen kebaikan di
tengah masyarakat.
Nak, kelulusan
Sarjana Gizi ini adalah fondasi yang kokoh, sebuah pencapaian yang luar biasa,
dan Mamah dan Bapakmu sangat bangga. Namun, ingatlah: dunia profesional,
terutama di bidang kesehatan, menuntut lebih dari sekadar gelar sarjana. Penantian
masih terus diiringi doa-doa yang tulus. Kesuksesan ini harus menjadi pijakanmu
untuk lebih merunduk, lebih bersyukur, dan lebih taat. Teruslah pelihara
keimanan, agar setiap langkahmu sebagai Sarjana Gizi selalu dalam naungan
rahmat dan keberkahan-Nya. Aamiin.
Kamis, 09 Oktober 2025
REFLKSI DIRI
Refleksi diri di sekolah adalah proses mengevaluasi
diri secara jujur mengenai pembelajaran dan pengalaman di sekolah untuk
memahami diri lebih baik dan mencapai perkembangan diri yang lebih
baik. Caranya dengan mengajukan pertanyaan tentang apa yang sudah
dipelajari, tantangan yang dihadapi, pencapaian, serta solusi untuk mengatasi
hambatan, dan merencanakan langkah perbaikan ke depan.
Minggu, 31 Agustus 2025
LAPORAN PJJ
SENIN, 1 SEPTEMBER 2025
Saat pandemi Covid-19 melanda, kita semua dipaksa beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kenangan itu masih terasa: suasana cemas bercampur harap, layar gawai menjadi jendela utama ilmu, dan jaringan internet sering menjadi tantangan terbesar. Guru dan siswa sama-sama belajar hal baru, saling mendukung meski rindu akan tatap muka. PJJ kala itu lebih sarat dengan perjuangan, keterbatasan, dan rasa khawatir karena dilakukan dalam situasi darurat.
Kini, PJJ hadir kembali dalam nuansa yang berbeda. Tidak lagi dalam
bayang-bayang pandemi, melainkan sebagai pilihan alternatif dalam pembelajaran
modern. Teknologi yang dulu terasa memaksa, kini lebih akrab dan bersahabat.
Guru lebih terampil memanfaatkan platform digital, siswa lebih terbiasa
mengelola belajar mandiri, dan suasana PJJ tidak lagi tegang, tetapi bisa
menjadi ruang kreatif.
Jika dulu PJJ identik dengan keterbatasan, kini PJJ lebih terasa sebagai kesempatan. Kesempatan untuk menjangkau pembelajaran yang lebih fleksibel, memadukan teknologi dengan kearifan lokal, serta menjadikan jarak bukan lagi penghalang, melainkan jembatan untuk terus belajar tanpa batas.
Kali ini saya laporkan kegiatan PJJ pada pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas 7 H jam pelajaran ke-1 sampai jam pelajaran ke-3 melalui Google Meet. Untuk bergabung ke rapat video, klik link ini: https://meet.google.com/pgc-kzce-yru. Jika ingin bergabung lewat telepon, hubungi (US) +1 304-568-6458, lalu masukkan PIN ini: 357 551 967#.
Inilah photo kegiatan belajar di kelas 7H
Nuansa pembelajaran di Ruang PJJ, murid-murid sangat antusias dan kehadiran pun maxsimal meski ada yang terlambat masuk. Tugas langsung dikerjakan dan hasinya langsung dilaporkan di grup kelas Pendidikan Pancasila Kelas 7H.
Alhamdulillah selesai sudah pembelajaran PJJ jam ke-1-3 di Kelas 7H. Kemudian pemnbelajaran dilanjutkan di jam ke-4 sampai jam ke-6 di kelas 7D.
Nuansa pembelajaran di Ruang PJJ, murid-murid sangat antusias dan kehadiran pun maxsimal meski ada yang terlambat masuk. Tugas langsung dikerjakan dan hasinya langsung dilaporkan di grup kelas Pendidikan Pancasila Kelas 7D.
Alhamdulillah selesai sudah pembelajaran PJJ jam ke-4-6 di Kelas 7D. Dengan selesainya PJJ di Kelas 7D berarti ragkaian Kegiatan Belajar Mengajar berakhir , dan hasil pekerjan siswa kelas 7H dan 7D ditunggu ya.
Salam sehat dan tetap semangat!
Rabu, 09 April 2025
APRESIASI BUKU:
"KISAH GURU PA ONO"
Buku Kisah Guru
Pa Ono adalah sebuah karya luar biasa yang menggugah hati dan penuh inspirasi.
Lewat kisah-kisah sederhana namun sarat makna, pembaca diajak mengenal sosok Pa
Ono—seorang guru yang bukan hanya mengajar, tetapi membimbing dengan hati, mendidik
dengan cinta, dan hadir sepenuhnya bagi setiap muridnya.
Pa Ono bukanlah
guru biasa. Ia adalah sosok teladan yang mampu melihat potensi dalam diri
setiap anak, bahkan ketika mereka sendiri belum mampu melihatnya. Dengan
kesabaran yang luar biasa, beliau membentuk karakter, menumbuhkan harapan, dan
menjadi cahaya bagi masa depan para siswa-siswinya.
Buku ini sangat
layak dibaca oleh para pendidik, calon guru, orang tua, bahkan siapa pun yang
percaya bahwa pendidikan adalah jalan mulia untuk mengubah dunia. Setiap
halaman membawa kehangatan, nilai kehidupan, dan motivasi untuk terus berbuat
baik.
Saya memberi
apresiasi setinggi-tingginya kepada penulis atas upaya menghadirkan sosok Pa
Ono ke dalam tulisan yang begitu hidup. Buku ini bukan hanya sebuah cerita-ia
adalah warisan nilai dan semangat untuk terus menyalakan lentera pendidikan
dengan ketulusan.
Buku Pa Ono
terdiri dari beberapa Bagian, yakni;
Bagian
1 Pak Ono Dengan Muridnya
- Hari Pertama
- Sabrina , Ada Apa Dengan Dikau
- Sabrina Jilid 2
- Tangisan I Ketut
- Junaidi Si Mulut Berbisa Muridku Mabal
- Line,Facebook, Twitter Dan Instagram
- Futsal Lovers
- Murid Bodoh Juga Bisa Kuliah Happy Teacher Day
- Bapak Ada Di Belakangmu Kekerasan Terhadap Anak Dan Ulang Tahun
Bagian
2 Pak Ono Dengan Materi Dan Metode Ajarnya
- Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
- Membumikan Toleransi Membaca Alquran
- Public Speaking
- Hak Orang-Orang Miskin
- It's My Performance
- Spiritual Reasoning
- Asmaul Husna
Bagian
3 Pak Ono Dengan Evaluasi Pembelajarannya
- Ujian Tulis Essay Dan Lisan
- Evaluasi Kepribadian Murid
- Guru Pun Harus Dievaluasi
Bagian
4 Pak Ono Dengan Guru Dan Staf Sekolah
- Mengkritik Guru
- Satpam
- Petugas Kebersihan Dan Pedagang
- Berguru Dengan Guru
Ini buku yang
saya cari, terus terang saya banyak terbantu dengan buku ini. Terima kasih Pa
Jiva. Buku ini insya Alloh menjadi buku yang sangat laku (Best Seller).
Aamiin.
Rabu, 05 Maret 2025
DELAN DIMENSI PROFIL LULUSAN
1.
Keimanan dan
Ketakwaan terhadap Tuhan YME,
Individu yang
memiliki keyakinan teguh akan keberadaan Tuhan serta menghayati nilai-nilai
spiritual dalam kehidupan sehari-hari.Kewargaan
2.
Kewargaan,
Individu yang
memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dan norma sosial dalam kehidupan
bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab sosial, serta berkomitmen
untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait keberlanjutan manusia dan
lingkungan.
3.
Panalaran
Kritis,
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis, dan reflektif
dalam memahami, mengevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan
masalah.
4.
Kreatifitas,
Individu yang
mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide atau
informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat.
5.
Kolaborasi,
Individu yang
mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong royong untuk
mencapai tujuan bersama melalui pembagian peran dan tanggung jawab.
6.
Kemandirian,
Individu yang
mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan
menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mengatasi hambatan, dan
menyelesaikan tugas secara tepat tanpa bergantung pada orang lain
7.
Kesehatan,
Individu yang
memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan
kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin
(well-being).
8.
Komunikasi,
Kamis, 30 Januari 2025
KEGIATAN KOMBEL (8)
AKOMODASI KURIKULUM DAN
INSTRUMEN ASESMEN
Jumat 31 Januari 2025 kembali melaksanakan Kegiatan Komutas Belajar (KOMBEL) di SMP Negeri 12 Bandung dengan dimoderatori oleh Bapak Guru Hebat M. Jiva Agung Wicaksono, M.Pd. Beliau adalah mengampu Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Ketua Kombel.dan tugas Tambahannya sebagai Staf Wakasek Kurikulum dan CGP Angkatan Pertama di SMP Negeri 12 Bandung.
Agenda Kombel hari ini, masih melanjutkan kegiatan Kombel minggu kemarin Jumat 24 Januari 2025. Pembedanya kegiatan kali ini adalah ada penjelasan lanjutan dari Nara sumber Guru Hebat Ibu Rina Mariana, M.Pd. selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum Sekolah SMP Negeri 12 Kota Bandung.
Dokumentasi Kegiatan
Dengan penuh rasa semangat dan tanggung Jawab Profesional Alhasil Tagihan Kombel selesai sesuai dengan target. Alhamdulillah.
Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang
BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH Banyak cara Mengisi Waktu Luang Mengisi waktu luang di halaman rumah dengan berkebun adalah salah satu cara ...
-
LAPORAN PJJ SENIN, 1 SEPTEMBER 2025 Saat pandemi Covid-19 melanda, kita semua dipaksa beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Ken...
-
HARAPAN IBU T epat pukul 13.00 di Sekolah tepatnya di SMP Pasundan 1 Kota Bandung dimana saya bertugas, ada beberapa teman guru yang sudah ...
-
PENANTIAN TIADA HENTI Penantian seorag Ibu terhadap anak d ari hari pertama langkah kaki mungilnya menuju sekolah, hati ini telah menyimpan...