BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH
Minggu, 07 Juni 2026
Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang
Kamis, 16 Oktober 2025
PENANTIAN TIADA HENTI
Penantian seorag Ibu terhadap anak dari hari pertama langkah kaki mungilnya menuju sekolah, hati ini telah menyimpan sebentuk penantian suci. Bukan sekadar harapan, melainkan sebuah iman teguh pada potensi yang ia miliki. Setiap lembar rapor, setiap ujian yang dilalui, terasa seperti anak tangga yang kami daki bersama, dengan napas tertahan dan doa yang tak pernah putus.
Dan kini, setelah berbilang tahun mengarungi samudra ilmu, tibalah hari Selasa
14 Oktober 2025 berdiri di atas
panggung, mengenakan toga, dengan senyum yang memancarkan kedewasaan dan
pencapaian, sungguh sebuah momen kebanggaan dan kebahgiaan tiada tara.
Gelar Sarjana Gizi yang ia raih bukan hanya sekeping ijazah, melainkan
monumen ketekunannya dan pembuktian atas setiap tetes keringat, setiap malam
tanpa tidur, setiap pengorbanan yang kami ikhlaskan. Kebanggaan ini terasa
meluap-luap, seolah dada ini tak cukup menampungnya. Ini adalah kemenangan
bersama, puncak indah dari sebuah penantian panjang yang kini berbuah manis,
menghadirkan rasa syukur yang tak terhingga dan keyakinan bahwa ia siap
menyongsong masa depan, menjadi ahli yang akan membawa manfaat bagi banyak
orang.
Inilah dia Anakku No empat Luthfiah Nurul Fatimah lahir di Kota
Bandung pada tanggal 3 Januari 2024 dian menempuh pendidikan dasar (2009-2015),
(2015-2018) Sekolah menengah Pertama, hingga menengah atas (2018-2021) di Kota
Bandung. Pada tahun 2021, melanjutkan pedidikan pada Program Studi gizi
Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia yang
diselsaikan pada tahun 2055 di bawah bimbingan Ibu Widya Astuti, S.Gz., M.Si
dan Bapak Hurry Mega Insani, S.Pd., M.Si.
Proses sidang skripsi dilaksanakan
pada hari Rabu, 23 Juli 2025 dengan
Penelitian berjudul “PENGARUH KUALITAS DIET DAN TINGKAT STRES TERHADAP STATUS
GIZI PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG”. Setelah
mempertahankan Hasil Penelitiannya Hasilnya dengan Yudisium “ Pujian”.
Rangkaian kegiatan dilanjut dengan Perayaan Wisuda Selasa, 14 Oktober 2025
Gelombang III.
Penantian dan Perasaan
ini adalah campuran aduk yang maha dahsyat antara rasa syukur yang memuuncak,
kebanggaan yang menghangatkan, dan keharuan yang tak tertahankan.
1. Rasa Syukur yang
Murni dan Mendalam
Ini adalah rasa syukur yang tertancap kuat hingga ke relung jiwa. Syukur karena Allah telah menjaga dan membimbing langkahnya, memberinya kesehatan dan ketekunan untuk menyelesaikan studi yang berat ini. Setiap doa yang dipanjatkan di sepertiga malam, kini terasa terjawab dan terbayar lunas.
2. Kebanggaan yang
Meluap-luap
Melihat anak
mengenakan toga, membawa gelar S.Gz (Sarjana Gizi), hati ini mengembang
rasanya. Ini bukan sekadar kebanggaan akan nilai akademis, melainkan kebanggaan
akan karakter: ketekunannya, disiplinnya, dan semangat pantang menyerahnya. Ini
adalah kebanggaan yang berkilauan, memancarkan cahaya pada seluruh keluarga.
3. Keharuan dan Air
Mata Bahagia
Ada air mata yang tak
bisa ditahan, air mata yang hangat dan tulus. Air mata ini adalah simbol dari
setiap kecemasan yang pernah dirasakan, setiap pengorbanan yang pernah
diberikan (waktu, tenaga, pikiran, finansial). Melihatnya berdiri gagah di
garis finish pendidikan, segala beban terasa terangkat tuntas. Ini adalah
keharuan yang membebaskan.
4. Rasa Lega dan
Penantian yang Tuntas
Penantian panjang
sejak ia bayi, merangkak, berjalan, hingga kini mencapai puncak pendidikan
formal, terasa tuntas. Ada rasa lega yang menyejukkan karena ia telah memiliki
bekal ilmu yang kuat, siap untuk menjalani kehidupan profesional dan mandiri.
5. Harapan dan Doa
untuk Masa Depan
Perasaan ini sekaligus
menjadi sumber optimisme yang baru. Sebagai seorang ibu, kini muncul doa dan
harapan agar ilmu Gizi yang ia peroleh menjadi jalan keberkahan, bermanfaat
bagi banyak orang, dan membawanya pada kehidupan yang sukses, bahagia, dan penuh
integritas. Hati ini dipenuhi keyakinan bahwa ia akan menjadi agen kebaikan di
tengah masyarakat.
Nak, kelulusan
Sarjana Gizi ini adalah fondasi yang kokoh, sebuah pencapaian yang luar biasa,
dan Mamah dan Bapakmu sangat bangga. Namun, ingatlah: dunia profesional,
terutama di bidang kesehatan, menuntut lebih dari sekadar gelar sarjana. Penantian
masih terus diiringi doa-doa yang tulus. Kesuksesan ini harus menjadi pijakanmu
untuk lebih merunduk, lebih bersyukur, dan lebih taat. Teruslah pelihara
keimanan, agar setiap langkahmu sebagai Sarjana Gizi selalu dalam naungan
rahmat dan keberkahan-Nya. Aamiin.
Kamis, 09 Oktober 2025
REFLKSI DIRI
Refleksi diri di sekolah adalah proses mengevaluasi
diri secara jujur mengenai pembelajaran dan pengalaman di sekolah untuk
memahami diri lebih baik dan mencapai perkembangan diri yang lebih
baik. Caranya dengan mengajukan pertanyaan tentang apa yang sudah
dipelajari, tantangan yang dihadapi, pencapaian, serta solusi untuk mengatasi
hambatan, dan merencanakan langkah perbaikan ke depan.
Minggu, 31 Agustus 2025
LAPORAN PJJ
SENIN, 1 SEPTEMBER 2025
Saat pandemi Covid-19 melanda, kita semua dipaksa beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kenangan itu masih terasa: suasana cemas bercampur harap, layar gawai menjadi jendela utama ilmu, dan jaringan internet sering menjadi tantangan terbesar. Guru dan siswa sama-sama belajar hal baru, saling mendukung meski rindu akan tatap muka. PJJ kala itu lebih sarat dengan perjuangan, keterbatasan, dan rasa khawatir karena dilakukan dalam situasi darurat.
Kini, PJJ hadir kembali dalam nuansa yang berbeda. Tidak lagi dalam
bayang-bayang pandemi, melainkan sebagai pilihan alternatif dalam pembelajaran
modern. Teknologi yang dulu terasa memaksa, kini lebih akrab dan bersahabat.
Guru lebih terampil memanfaatkan platform digital, siswa lebih terbiasa
mengelola belajar mandiri, dan suasana PJJ tidak lagi tegang, tetapi bisa
menjadi ruang kreatif.
Jika dulu PJJ identik dengan keterbatasan, kini PJJ lebih terasa sebagai kesempatan. Kesempatan untuk menjangkau pembelajaran yang lebih fleksibel, memadukan teknologi dengan kearifan lokal, serta menjadikan jarak bukan lagi penghalang, melainkan jembatan untuk terus belajar tanpa batas.
Kali ini saya laporkan kegiatan PJJ pada pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas 7 H jam pelajaran ke-1 sampai jam pelajaran ke-3 melalui Google Meet. Untuk bergabung ke rapat video, klik link ini: https://meet.google.com/pgc-kzce-yru. Jika ingin bergabung lewat telepon, hubungi (US) +1 304-568-6458, lalu masukkan PIN ini: 357 551 967#.
Inilah photo kegiatan belajar di kelas 7H
Nuansa pembelajaran di Ruang PJJ, murid-murid sangat antusias dan kehadiran pun maxsimal meski ada yang terlambat masuk. Tugas langsung dikerjakan dan hasinya langsung dilaporkan di grup kelas Pendidikan Pancasila Kelas 7H.
Alhamdulillah selesai sudah pembelajaran PJJ jam ke-1-3 di Kelas 7H. Kemudian pemnbelajaran dilanjutkan di jam ke-4 sampai jam ke-6 di kelas 7D.
Nuansa pembelajaran di Ruang PJJ, murid-murid sangat antusias dan kehadiran pun maxsimal meski ada yang terlambat masuk. Tugas langsung dikerjakan dan hasinya langsung dilaporkan di grup kelas Pendidikan Pancasila Kelas 7D.
Alhamdulillah selesai sudah pembelajaran PJJ jam ke-4-6 di Kelas 7D. Dengan selesainya PJJ di Kelas 7D berarti ragkaian Kegiatan Belajar Mengajar berakhir , dan hasil pekerjan siswa kelas 7H dan 7D ditunggu ya.
Salam sehat dan tetap semangat!
Rabu, 09 April 2025
APRESIASI BUKU:
"KISAH GURU PA ONO"
Buku Kisah Guru
Pa Ono adalah sebuah karya luar biasa yang menggugah hati dan penuh inspirasi.
Lewat kisah-kisah sederhana namun sarat makna, pembaca diajak mengenal sosok Pa
Ono—seorang guru yang bukan hanya mengajar, tetapi membimbing dengan hati, mendidik
dengan cinta, dan hadir sepenuhnya bagi setiap muridnya.
Pa Ono bukanlah
guru biasa. Ia adalah sosok teladan yang mampu melihat potensi dalam diri
setiap anak, bahkan ketika mereka sendiri belum mampu melihatnya. Dengan
kesabaran yang luar biasa, beliau membentuk karakter, menumbuhkan harapan, dan
menjadi cahaya bagi masa depan para siswa-siswinya.
Buku ini sangat
layak dibaca oleh para pendidik, calon guru, orang tua, bahkan siapa pun yang
percaya bahwa pendidikan adalah jalan mulia untuk mengubah dunia. Setiap
halaman membawa kehangatan, nilai kehidupan, dan motivasi untuk terus berbuat
baik.
Saya memberi
apresiasi setinggi-tingginya kepada penulis atas upaya menghadirkan sosok Pa
Ono ke dalam tulisan yang begitu hidup. Buku ini bukan hanya sebuah cerita-ia
adalah warisan nilai dan semangat untuk terus menyalakan lentera pendidikan
dengan ketulusan.
Buku Pa Ono
terdiri dari beberapa Bagian, yakni;
Bagian
1 Pak Ono Dengan Muridnya
- Hari Pertama
- Sabrina , Ada Apa Dengan Dikau
- Sabrina Jilid 2
- Tangisan I Ketut
- Junaidi Si Mulut Berbisa Muridku Mabal
- Line,Facebook, Twitter Dan Instagram
- Futsal Lovers
- Murid Bodoh Juga Bisa Kuliah Happy Teacher Day
- Bapak Ada Di Belakangmu Kekerasan Terhadap Anak Dan Ulang Tahun
Bagian
2 Pak Ono Dengan Materi Dan Metode Ajarnya
- Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
- Membumikan Toleransi Membaca Alquran
- Public Speaking
- Hak Orang-Orang Miskin
- It's My Performance
- Spiritual Reasoning
- Asmaul Husna
Bagian
3 Pak Ono Dengan Evaluasi Pembelajarannya
- Ujian Tulis Essay Dan Lisan
- Evaluasi Kepribadian Murid
- Guru Pun Harus Dievaluasi
Bagian
4 Pak Ono Dengan Guru Dan Staf Sekolah
- Mengkritik Guru
- Satpam
- Petugas Kebersihan Dan Pedagang
- Berguru Dengan Guru
Ini buku yang
saya cari, terus terang saya banyak terbantu dengan buku ini. Terima kasih Pa
Jiva. Buku ini insya Alloh menjadi buku yang sangat laku (Best Seller).
Aamiin.
Rabu, 05 Maret 2025
DELAN DIMENSI PROFIL LULUSAN
1.
Keimanan dan
Ketakwaan terhadap Tuhan YME,
Individu yang
memiliki keyakinan teguh akan keberadaan Tuhan serta menghayati nilai-nilai
spiritual dalam kehidupan sehari-hari.Kewargaan
2.
Kewargaan,
Individu yang
memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dan norma sosial dalam kehidupan
bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab sosial, serta berkomitmen
untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait keberlanjutan manusia dan
lingkungan.
3.
Panalaran
Kritis,
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis, dan reflektif
dalam memahami, mengevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan
masalah.
4.
Kreatifitas,
Individu yang
mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide atau
informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat.
5.
Kolaborasi,
Individu yang
mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong royong untuk
mencapai tujuan bersama melalui pembagian peran dan tanggung jawab.
6.
Kemandirian,
Individu yang
mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan
menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mengatasi hambatan, dan
menyelesaikan tugas secara tepat tanpa bergantung pada orang lain
7.
Kesehatan,
Individu yang
memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan
kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin
(well-being).
8.
Komunikasi,
Kamis, 30 Januari 2025
KEGIATAN KOMBEL (8)
AKOMODASI KURIKULUM DAN
INSTRUMEN ASESMEN
Jumat 31 Januari 2025 kembali melaksanakan Kegiatan Komutas Belajar (KOMBEL) di SMP Negeri 12 Bandung dengan dimoderatori oleh Bapak Guru Hebat M. Jiva Agung Wicaksono, M.Pd. Beliau adalah mengampu Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Ketua Kombel.dan tugas Tambahannya sebagai Staf Wakasek Kurikulum dan CGP Angkatan Pertama di SMP Negeri 12 Bandung.
Agenda Kombel hari ini, masih melanjutkan kegiatan Kombel minggu kemarin Jumat 24 Januari 2025. Pembedanya kegiatan kali ini adalah ada penjelasan lanjutan dari Nara sumber Guru Hebat Ibu Rina Mariana, M.Pd. selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum Sekolah SMP Negeri 12 Kota Bandung.
Dokumentasi Kegiatan
Dengan penuh rasa semangat dan tanggung Jawab Profesional Alhasil Tagihan Kombel selesai sesuai dengan target. Alhamdulillah.
Selasa, 24 Desember 2024
KEGIATAN LIBUR
LIBUR TELAH TIBA
Sabtu 21 Desember 2024 sampai Sabtu, 4 Januari 2025 waktunya libur semester Ganjil Tahun Ajaran 2024-2025. Tidak ada kegiatan keluar yang ada adalah menunggu Anak dan Cucu-cucuku berlibur di Rumah Nini dan Aki.
Selain menunggu Anak dan Cucu-cucuku berlibur, saya tetep rutinitas keseharian di dapur, memanjakan diri berolah raga, sewaktu-waktu lihat aktivitas pelatihan Mandiri di PMM dan yang pasti mempersiapkan Administrasi Guru di Semester dua.
Kegiatan refleksi sewaktu-waktu di laksanakan dengan harapan dapat melengkapi berbagai kekuarangan di semester ganjil dan memperbaiki hal-hal yang kurang di semester Genap/ semester ke-2.
Regulasi baru perlu diikuti, sehingga tidak terlalu ketinggalan perkembangan, sambil menunggu perubahan Implementasi Kurikulum Baru pada masa pemerintahan kementrian Baru.
Bagi saya perubahan itu tidak menjadi beban akan tetapi perlu dikaji lebih mendalam seperti halnya materi mana yang dipertahankan, ditambah atau dikurangi, bahkan diganti dengan yang baru.
Kaitannya dengan Kompetensi. Ada beberapa regulasi yang wajib kita ikuti yakni:
- Peraturan
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1
Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional.
- Peraturan
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2626/B/HK.04.01/2023 tentang Model
Kompetensi Guru.
- Peraturan
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor
0802/B.B1/HK.03.01/2024 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Uji
Kompetensi Jabatan Fungsional Guru, Jabatan Fungsional Pamong Belajar,
Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah, dan Jabatan Fungsional Penilik.
Selasa, 17 Desember 2024
LAPORAN PENGIMBASAN PSP
REFLEKSI PENGIMBASAN PSP
SMP NEGERI 12 BANDUNG
Rabu, 11 Desember 2024
LAPORAN KOMBEL
PENANGANAN KEKERASAN
- Setiap perbuatan, tindakan, keputusan terhadap seseorang.
- Menimbulkan rasa sakit, luka atau kematian, penderitaan seksual/ reproduksi, berkurang atau tidak berpungsinya sebagian dan/ atau seluruh anggoota tubuh secara fisik, intelektual atau mental.
- Hilangnya kesempatan mendapatkan pendidikan atau pekerjaan dengan aman dan optimal, pemenuhan hak asasi manusia, ketakutan, rasa percaya diri, kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, kerugian ekonomi, dan/ atau bentuk kerugian lain yang sejenis.
- Kekerasan Fisik,
- Kekerasan Psikis;
- Perundungan;
- Kekerasan Seksual;
- Diskriminasi dan Intoleransi:
- Kebijakan yang mengandung Kekerasan;
- Bentuk Kekerasan Lainnya.
- Luka fisik, cendera, atau masalah kesehatan jangka panjang
- Gangguan tidur, sakit kepala, atau gangguan makan.
- Terganggunya Fungsi reproduksi, kehamilan, infeksi menular, Seksual (IMS)
- Gelisah, tidak dapat duduk tenang, sulit fokus, mudah terkejut, tidak berseangat, dan kehilangan kepercayaan diri.
- Gangguan psikologis seperti depresi, trauma, atau kecemasan yang didiagnosis oleh tenaga profesional kesehatan mental
- Penurunan prestasi akademik
- Absensi meningkat,
- Kurangnya motivasi belajar dan partisipasi di kelas.
- Isolasi, sulit membangun hubungan inter personal, hungan memburuk.
- Penurunan partisipasi dalam kegiatan, munculnya stigma dari lingkungan.
- Penurunan produktivitas kerja.
- Ketidak puasan terhadap lingkungan kerja, kurangnya motivasi mengikuti kegiatan sekolah.
- Absensi yang meningkat
Rabu, 27 November 2024
LAPORAN BINTEK
KEGIATAN BINTEK
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL
25-26
NOVEMBER 2024
SMP Ar Rafi’ Drajat SMP Islam Pertama di Indonesia yang Telah Meraih Predikat Google Reference School dalam Kegiatan Bintek Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Digital yang berlangsung tanggal 25-26 November 2025 hadir dan berbagi kesuksesannya dalam kemasan Materi yang sangat menarik dan sangat ditunggu-tunggu oleh para pendidik. Materi yang di suguhkan, yakni di hari pertama Senin, 25 November 2024 adalah:
- Pengenalan Chromebook
- Pembuatan Games Pembelajaran dengan Google Slide
- Pembuatan Prompt Gemini Ai
- Pembuatan Rubrik dengan Google Spreadsheet
Pertemuan ke-2 Selasa, 26 November 2024 perserta langsung dibawa join ke Google Classroom dengan berbagai tugas:
Membuat modul ajar digital yang berkualitas menggunakan Google Workspace for Education. Modul ini akan menjadi bukti nyata kemampuan Anda dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan proses pembelajaran. Lengkap dengan LKPD
Buka Google Slide untuk membuat games pembelajaran dengan langkah sebagai berikut: Membuat rubrik penilaian sesuai mapel kelompok menggunakan : https://gemini.google.com/ ! Dengan langkah kegiatan sebagai berikut:Masukan prompt gemini sesuai dengan rubrik yang akan dibuat! Covert hasil rubrik pencarian Gemini menjadi format spreadsheet beri nama sesuai mapel, lalu share ke heri@smparrafidrajat.sch.id dan email teman!
Buat tabel rubrik penilaian dengan bagian tabel sebagai berikut : No, Nama Peserta Didik, NISN, Rubrik Penilaian (jumlah cell sesuai dengan rubrik yang dibuat), Jumlah Nilai, dan Rata-rata Nilai!
- Isi nama peserta didik sesuai dengan daftar nama di file referensi (terlampir)!
- Pindahkan rubrik penilaian yang sudah dibuat menggunakan fungsi : =transpose (range), Kemudian masukkan data validasi pada cell di setiap rubrik penilaian sesuai dengan performa penilaian!
- Masukan fungsi : =sum(range) untuk menghitung jumlah nilai dan =average(range) untuk menghitung rata-rata nilai!
- Hasil nilai rata-rata yang dibuat akan otomatis masuk ke file referensi : Dashboard Adm Wali Kelas!
- Silahkan presentasikan hasil rubrik penilaian kepada kelompok lain!Tugas ini merupakan tugas MGMP dan harus dikerjakan secara berkelompok.
Kamis, 14 November 2024
KEGIATAN KOMBEL(6)
REFLEKSI KEGAITAN KESISWAAN DAN
KURIKULUM
Jumat 15 November 2024 kembali melaksanakan Kegiatan Komutas Belajar di SMP Negeri 12 Bandung dengan dimoderatori oleh Bapak Guru Hebat M. Jiva Agung Wicaksono, M.Pd. Beliau adalah mengampu Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Ketua Kombel.dan tugas Tambahannya sebagai Staf Wakasek Kurikulum dan CGP Angkatan Pertama di SMP Negeri 12 Bandung.
Dengan diawali Laporan Kegiatan Bidang Kesiswaan, dilanjut Bidang Kurikulum kaitannya dengan Agenda Kunjungan dan Pelaksanaan Expo P5. Berakhir dengan Kegiatan Diseminasi Kompetensi sosial emosional yang disampaikan oleh Ibu Ria Lestari, M.Pd. dan Lulu Mustikaning Apsari, S.Pd.
Selasa, 12 November 2024
PEMBELAJARAN INKLUSIF(1)
ADAPTASI KURIKULUM
Apa saja yang harus dilakukan oleh Pendidik? Hal-hal yang perlu dilakukan Pendidik adalah:
- Menyadari hak-hak disabilitas. Sampai saat ini, orang dengan disabilitas masih mengalami stigma, stereotip, dan diskriminasi dari masyarakat
- Memastikan tenaga pendidik dilatih dengan baik
- Menciptakan ruang aman bagi siswa
- Melibatkan peran seluruh komunitas.
Dalam pelaksanaan pendidikan inklusif, Saya sudah mendapatkan materi Khusus dalam PMM :
- Pendidikan Inklusif (SMP Kemitraan dengan UNICEF)
- Pendidikan Berjenjang Pendidikan Inklusif (Dasar)
- Pembelajaran dengan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus
Bukti Aksi Nyata dapat dilihat di bawah ini,
- Konsep
Dan Kebijakan Pendidikan Inklusif https://atirohaeti67.blogspot.com/2024/10/konsep-pendidikan-inklusif-agenda.html
- Identifikasi Peserta Didik. https://atirohaeti67.blogspot.com/2024/10/mengidentifikasi-peserta-didik-kegiatan.html
- Pendidikan Berjenjang Pendidikan Inklusif (Dasar) https://atirohaeti67.blogspot.com/2024/10/kegiatan-kombel-5.html
Ada hal yang perlu dipersiapkan oleh kita sebagai pendidik antara lain adalah kegiatan Adaptasi kurikulum terkait dengan penyesuaian isi, materi atau kompetensi yang dipelajari peserta didik. Pada adaptasi kurikulum guru dapat melakukan penambahan keterampilan untuk mengganti agar dapat menguasai kompetensi yang diharapkan atau mengganti dengan kompetensi lain yang setara. Adaptasi lain yang dapat dilakukan guru adalah dengan melakukan penyederhanaan kompetensi yang hendak dicapai.
Proses penyederhanaan tergantung pada kemampuan awal, kondisi, dan modalitas belajar peserta didik berdasarkan hasil asesmen. Dalam proses adaptasi kurikulum satuan pendidikan harus:
- Fleksibel dan inovatif;
- Memastikan perkembangan kebijakan sekolah inklusif;
- Membuat penyesuaian kurikulum, membuat perencanaan untuk seluruh kelas, menetapkan tujuan pengajaran yang terbuka dan jelas, menggunakan alternatif metode pengajaran, menggunakan teknologi yang tepat, dan membuat persiapan terlebih dahulu;
- Memastikan kemudahan lingkungan fisik dan mengembangkan lingkungan satuan pendidikan yang mendukung; dan
- Mengembangkan kerja sama dengan bekerja bersama dalam tim.
- Eskalasi/akselerasi: program percepatan dan perluasan dalam hal waktu dan penguasaan materi. Model ini terutama diterapkan bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa, serta memiliki kecepatan belajar yang luar biasa.
- Duplikasi: Model duplikasi artinya kurikulum yang digunakan untuk PDBK sama dengan kurikulum yang digunakan peserta didik pada umumnya yang non-PDBK. Mungkin hambatan yang dialami tidak terlalu berat sehingga masih dapat mengikuti kurikulum yang berlaku di satuan pendidikan tersebut.
- Simplikasi atau modifikasi: kurikulum umum dimodifikasi, disederhanakan tanpa harus menghilangkan substansi, dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan PDBK. Modifikasi dan penyederhanaan kurikulum dapat dilakukan dalam salah satu atau lebih dari hal-hal berikut, yaitu tujuan, isi, metode dan cara penilaian.
- Substitusi: beberapa bagian dari kurikulum umum diganti dengan sesuatu yang kurang lebih setara.
- Omisi: beberapa aspek tertentu kurikulum umum sebagian besar ditiadakan menyesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan peserta didik berkebutuhan khusus. Mereka dapat dibuatkan kurikulum khusus yang bersifat individual berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen.
Selasa, 05 November 2024
MENYESUAIKAN
LINGKUNGAN BELAJAR UNTUK
PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Bicara Peserta didik Berkebutuhan Khusus, Setelah di identifikasi saya memperoleh Peseta didik dengan hambatan fisik motoric, Peserta didik dengan hambatan intelektual dan Peserta didik dengan hambatan penglihatan. Ketiga Anak tersebut dipastikan dapat belajar sesuai dengan kondisi masing-masing.
Untuk Peserta didik dengan hambatan penglihatan diposisikan untuk duduk di paling depan bersamaan dengan peserta didik dengan hambatan fisik motoric. Sementara untuk Peserta didik dengan hambatan intelektual sejauh ini diupayakan terus berkoordinasi dengan wali kelas dan Guru BK agar tidak salah dalam mengambil tindakan.
Saya coba membuat perlakuan khusus untuk Ananda Mochamad Aldifi Tegarajasa Dia anak periang dan banyak di sayang teman-temannya. Tugas-tugas dikerjakan dengan rapi dan tepat waktu meski dilakukan dengan menggunakan kaki kirinya. Tegar sangat cerdas dan mampu berbicara pengalaman dan cita-cita di depan orang banyak
Sesuai dengan
namannya tegar adalah sosok anak yang sangat tegar dia adalah anak ke-2 dari tiga bersaudara. Anak tunadaksa hambatan fisik motoric yang berhasil meraih
gelar Aktor Terbaik di BaliMakarya Film Festival Internasional (BFFI)
2022.
Di bulan Agustus
2024 sampai Akhir September 2024 Tegar dengan Teman di Papua mempersiapkan Flm
yang ke-dua. Tugas-tugas dari sekolah dikerjakan di sana di sela kegiatan shootingnya.
Tidak sampai di
sana Tegas dibawa terbang ke Cina dan ke Turki untuk Festival Film Tegar. PR
kami di sekolah adalah sejauh mana sekolah menyiapkan sarana prasarana untuk
pembelajaran Tegas yang memiliki potensi
yang sangat hebat tersebut.
Saya selaku
pengajar Pendidikan Pancasila memantau Tegar dari segi tugas, pasilitas Banku
dan duduk paling depan. Pembelajaran di ikuti dengan baik tanpa terkendala.
Fhoto
Kegiatan Upacara
Tegar Baris Garda Terdepan
![]()
![]()
Tegar Saat Mengerjakan Tugas Menyimak
Hasil Amandemen Ke-3
UUD
Negara Republik Indonesia
Foto
Kegiatan Belajar Pendidikan Pancasila
Selasa
5 November 2024
Melihat perhatian saling membantu dan saling memaklumi diantara para siswa dan tentunya dengan keuletan dan ketekunan Guru-gurunya. Saya merasa optimis adaptasi Pendidikan Inklusif dapat berjalan sesuai dengan harapan.
Kita lihat bagaimana Umpan Balik Rekan teman sebaya Mochamad Aldifi Tegarajasa, dapat di simak di bawah ini
Umpan Balik Rekan teman sebaya
Kls 7 A
Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang
BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH Banyak cara Mengisi Waktu Luang Mengisi waktu luang di halaman rumah dengan berkebun adalah salah satu cara ...
-
LAPORAN PJJ SENIN, 1 SEPTEMBER 2025 Saat pandemi Covid-19 melanda, kita semua dipaksa beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Ken...
-
HARAPAN IBU T epat pukul 13.00 di Sekolah tepatnya di SMP Pasundan 1 Kota Bandung dimana saya bertugas, ada beberapa teman guru yang sudah ...
-
PENANTIAN TIADA HENTI Penantian seorag Ibu terhadap anak d ari hari pertama langkah kaki mungilnya menuju sekolah, hati ini telah menyimpan...