Minggu, 07 Juni 2026

Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang

     BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH


Banyak cara Mengisi Waktu Luang

Mengisi waktu luang di halaman rumah dengan berkebun adalah salah satu cara terbaik untuk melepas penat, sekaligus mendatangkan kepuasan yang luar biasa. Bayangkan sebuah transformasi dari sudut halaman yang kosong atau berantakan, menjadi sebuah oasis hijau yang produktif dan sedap dipandang mata.
​Berikut adalah gambaran runtutan kegiatan berkebun di rumah yang sangat mengasyikkan dan berakhir dengan kesuksesan yang memuaskan:
​1. Memulai dengan Perencanaan dan Sentuhan Tanah Pertama 
Proses ini dimulai dari pagi hari yang cerah. Menggemburkan tanah, mencampurnya dengan pupuk kompos, dan menatanya ke dalam pot-pot cantik atau bedengan kayu (raised beds) memberikan sensasi terapeutik tersendiri. Aroma tanah basah yang khas saat pertama kali disiram memicu rasa tenang dan kedekatan dengan alam. Memilih apa yang akan ditanam mulai dari sayuran hidroponik, cabai, tomat bawang, hingga tanaman yang lebih kokoh seperti alpuket, jambu, dan Anggur.
​2. Kegiatan Harian yang Mengasyikkan
​Berkebun mengubah rutinitas waktu luang menjadi momen yang selalu dinanti. Setiap pagi dan sore, ada keasyikan tersendiri saat:
​Memantau Perkembangan: Melihat benih kecil mulai pecah (sprouting) dan memunculkan dua daun pertama memberikan letupan kebahagiaan kecil.
​Merawat dengan Telaten: Memberi pupuk organik cair, memangkas daun yang kering, dan memastikan pasokan air cukup. Aktivitas ini menjadi bentuk "rutinitas" yang menjauhkan pikiran dari stres pekerjaan.
​Berburu Hama: Menemukan dan menyingkirkan ulat atau kutu daun secara alami memberikan tantangan kecil yang seru demi melindungi "tanaman kesayangan."
​3. Puncak Kepuasan: Panen yang Berhasil Sempurna
​Keberhasilan sejati dari berkebun di halaman rumah adalah saat waktu panen dan pemekaran tiba. Kepuasan ini tidak bisa dinilai dengan uang:
​Halaman rumah kini penuh dengan warna-warni pohon yang bermekaran, mengundang kupu-kupu dan burung gereja, mengubah suasana rumah menjadi asri dan sejuk.
​Kebanggaan Hidangan Meja Makan: Memetik daun bawsang, cabai yang merah merona, memanen tomat, Mangga yang Matang, Jeruk dang Anggur dari halaman sendiri. Memasak dan memakan hasil jerih payah sendiri memberikan rasa bangga dan kepuasan batin yang luar biasa.
Berkebun di halaman rumah bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan sebuah proses menciptakan kehidupan. Dari sekantong benih kecil dan ketelatenan, lahir sebuah sudut rumah yang hijau, produktif, dan menenangkan. Keberhasilan melihat tanaman tumbuh subur adalah bentuk penghargaan terbaik atas usaha dan kasih sayang yang kita berikan pada alam sekitar.





Kamis, 16 Oktober 2025

 PENANTIAN TIADA HENTI

Penantian seorag Ibu terhadap anak dari hari pertama langkah kaki mungilnya menuju sekolah, hati ini telah menyimpan sebentuk penantian suci. Bukan sekadar harapan, melainkan sebuah iman teguh pada potensi yang ia miliki. Setiap lembar rapor, setiap ujian yang dilalui, terasa seperti anak tangga yang kami daki bersama, dengan napas tertahan dan doa yang tak pernah putus.

Dan kini, setelah berbilang tahun mengarungi samudra ilmu, tibalah hari Selasa 14 Oktober 2025 berdiri di atas panggung, mengenakan toga, dengan senyum yang memancarkan kedewasaan dan pencapaian, sungguh sebuah momen kebanggaan dan kebahgiaan tiada tara.

Gelar Sarjana Gizi yang ia raih bukan hanya sekeping ijazah, melainkan monumen ketekunannya dan pembuktian atas setiap tetes keringat, setiap malam tanpa tidur, setiap pengorbanan yang kami ikhlaskan. Kebanggaan ini terasa meluap-luap, seolah dada ini tak cukup menampungnya. Ini adalah kemenangan bersama, puncak indah dari sebuah penantian panjang yang kini berbuah manis, menghadirkan rasa syukur yang tak terhingga dan keyakinan bahwa ia siap menyongsong masa depan, menjadi ahli yang akan membawa manfaat bagi banyak orang.

Inilah dia  Anakku No empat Luthfiah Nurul Fatimah lahir di Kota Bandung pada tanggal 3 Januari 2024 dian menempuh pendidikan dasar (2009-2015), (2015-2018) Sekolah menengah Pertama,  hingga menengah atas (2018-2021) di Kota Bandung. Pada tahun 2021, melanjutkan pedidikan pada Program Studi gizi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia yang diselsaikan pada tahun 2055 di bawah bimbingan Ibu Widya Astuti, S.Gz., M.Si dan Bapak Hurry Mega Insani, S.Pd., M.Si.

Proses sidang skripsi dilaksanakan  pada hari Rabu, 23 Juli 2025 dengan Penelitian berjudul “PENGARUH KUALITAS DIET DAN TINGKAT STRES TERHADAP STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG”. Setelah mempertahankan Hasil Penelitiannya Hasilnya dengan Yudisium “ Pujian”.

Rangkaian kegiatan dilanjut dengan Perayaan Wisuda Selasa, 14 Oktober 2025 Gelombang III.

​Penantian dan Perasaan ini adalah campuran aduk yang maha dahsyat antara rasa syukur yang memuuncak, kebanggaan yang menghangatkan, dan keharuan yang tak tertahankan.

1. Rasa Syukur yang Murni dan Mendalam

Ini adalah rasa syukur yang tertancap kuat hingga ke relung jiwa. Syukur karena Allah telah menjaga dan membimbing langkahnya, memberinya kesehatan dan ketekunan untuk menyelesaikan studi yang berat ini. Setiap doa yang dipanjatkan di sepertiga malam, kini terasa terjawab dan terbayar lunas.

2. Kebanggaan yang Meluap-luap

Melihat anak mengenakan toga, membawa gelar S.Gz (Sarjana Gizi), hati ini mengembang rasanya. Ini bukan sekadar kebanggaan akan nilai akademis, melainkan kebanggaan akan karakter: ketekunannya, disiplinnya, dan semangat pantang menyerahnya. Ini adalah kebanggaan yang berkilauan, memancarkan cahaya pada seluruh keluarga.

3. Keharuan dan Air Mata Bahagia

Ada air mata yang tak bisa ditahan, air mata yang hangat dan tulus. Air mata ini adalah simbol dari setiap kecemasan yang pernah dirasakan, setiap pengorbanan yang pernah diberikan (waktu, tenaga, pikiran, finansial). Melihatnya berdiri gagah di garis finish pendidikan, segala beban terasa terangkat tuntas. Ini adalah keharuan yang membebaskan.

4. Rasa Lega dan Penantian yang Tuntas

Penantian panjang sejak ia bayi, merangkak, berjalan, hingga kini mencapai puncak pendidikan formal, terasa tuntas. Ada rasa lega yang menyejukkan karena ia telah memiliki bekal ilmu yang kuat, siap untuk menjalani kehidupan profesional dan mandiri.

5. Harapan dan Doa untuk Masa Depan

Perasaan ini sekaligus menjadi sumber optimisme yang baru. Sebagai seorang ibu, kini muncul doa dan harapan agar ilmu Gizi yang ia peroleh menjadi jalan keberkahan, bermanfaat bagi banyak orang, dan membawanya pada kehidupan yang sukses, bahagia, dan penuh integritas. Hati ini dipenuhi keyakinan bahwa ia akan menjadi agen kebaikan di tengah masyarakat.

​​Nak, kelulusan Sarjana Gizi ini adalah fondasi yang kokoh, sebuah pencapaian yang luar biasa, dan Mamah dan Bapakmu sangat bangga. Namun, ingatlah: dunia profesional, terutama di bidang kesehatan, menuntut lebih dari sekadar gelar sarjana. Penantian masih terus diiringi doa-doa yang tulus. Kesuksesan ini harus menjadi pijakanmu untuk lebih merunduk, lebih bersyukur, dan lebih taat. Teruslah pelihara keimanan, agar setiap langkahmu sebagai Sarjana Gizi selalu dalam naungan rahmat dan keberkahan-Nya. Aamiin.

Photo Kegiatan Wisuda Anakku
Selasa, 14 Oktober 2025


Video Kegiatan Wisuda UPI Gelombang III 
Selasa, 14 Oktober 2025





Kamis, 09 Oktober 2025

 REFLKSI DIRI


Refleksi diri di sekolah adalah proses mengevaluasi diri secara jujur mengenai pembelajaran dan pengalaman di sekolah untuk memahami diri lebih baik dan mencapai perkembangan diri yang lebih baik. Caranya dengan mengajukan pertanyaan tentang apa yang sudah dipelajari, tantangan yang dihadapi, pencapaian, serta solusi untuk mengatasi hambatan, dan merencanakan langkah perbaikan ke depan. 


Minggu, 31 Agustus 2025

 LAPORAN PJJ
SENIN, 1 SEPTEMBER 2025

Saat pandemi Covid-19 melanda, kita semua dipaksa beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kenangan itu masih terasa: suasana cemas bercampur harap, layar gawai menjadi jendela utama ilmu, dan jaringan internet sering menjadi tantangan terbesar. Guru dan siswa sama-sama belajar hal baru, saling mendukung meski rindu akan tatap muka. PJJ kala itu lebih sarat dengan perjuangan, keterbatasan, dan rasa khawatir karena dilakukan dalam situasi darurat.

Kini, PJJ hadir kembali dalam nuansa yang berbeda. Tidak lagi dalam bayang-bayang pandemi, melainkan sebagai pilihan alternatif dalam pembelajaran modern. Teknologi yang dulu terasa memaksa, kini lebih akrab dan bersahabat. Guru lebih terampil memanfaatkan platform digital, siswa lebih terbiasa mengelola belajar mandiri, dan suasana PJJ tidak lagi tegang, tetapi bisa menjadi ruang kreatif.

Jika dulu PJJ identik dengan keterbatasan, kini PJJ lebih terasa sebagai kesempatan. Kesempatan untuk menjangkau pembelajaran yang lebih fleksibel, memadukan teknologi dengan kearifan lokal, serta menjadikan jarak bukan lagi penghalang, melainkan jembatan untuk terus belajar tanpa batas.

Kali ini saya laporkan kegiatan PJJ pada pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas 7 H jam pelajaran ke-1 sampai jam pelajaran ke-3 melalui Google Meet. Untuk bergabung ke rapat video, klik link ini: https://meet.google.com/pgc-kzce-yru. Jika ingin bergabung lewat telepon, hubungi (US) +1 304-568-6458, lalu masukkan PIN ini: 357 551 967#.

Inilah photo kegiatan belajar di kelas 7H


Photo Kegiatan PJJ di Kelas 7H

Nuansa pembelajaran di Ruang PJJ, murid-murid  sangat antusias dan kehadiran pun maxsimal meski ada yang terlambat masuk. Tugas langsung dikerjakan dan hasinya langsung dilaporkan di grup kelas Pendidikan Pancasila Kelas 7H.

Alhamdulillah selesai sudah pembelajaran PJJ jam ke-1-3 di Kelas 7H. Kemudian pemnbelajaran dilanjutkan di jam ke-4 sampai jam ke-6 di kelas 7D.

                          Photo Kegiatan PJJ di Kelas 7D                 

Nuansa pembelajaran di Ruang PJJ, murid-murid  sangat antusias dan kehadiran pun maxsimal meski ada yang terlambat masuk. Tugas langsung dikerjakan dan hasinya langsung dilaporkan di grup kelas Pendidikan Pancasila Kelas 7D.

Alhamdulillah selesai sudah pembelajaran PJJ jam ke-4-6 di Kelas 7D. Dengan selesainya PJJ di Kelas 7D berarti ragkaian Kegiatan Belajar Mengajar berakhir , dan hasil pekerjan siswa kelas 7H dan 7D ditunggu ya. 

Salam sehat dan tetap semangat!


Rabu, 09 April 2025

APRESIASI BUKU: "KISAH GURU PA ONO"

Buku Kisah Guru Pa Ono adalah sebuah karya luar biasa yang menggugah hati dan penuh inspirasi. Lewat kisah-kisah sederhana namun sarat makna, pembaca diajak mengenal sosok Pa Ono—seorang guru yang bukan hanya mengajar, tetapi membimbing dengan hati, mendidik dengan cinta, dan hadir sepenuhnya bagi setiap muridnya.

Pa Ono bukanlah guru biasa. Ia adalah sosok teladan yang mampu melihat potensi dalam diri setiap anak, bahkan ketika mereka sendiri belum mampu melihatnya. Dengan kesabaran yang luar biasa, beliau membentuk karakter, menumbuhkan harapan, dan menjadi cahaya bagi masa depan para siswa-siswinya.

Buku ini sangat layak dibaca oleh para pendidik, calon guru, orang tua, bahkan siapa pun yang percaya bahwa pendidikan adalah jalan mulia untuk mengubah dunia. Setiap halaman membawa kehangatan, nilai kehidupan, dan motivasi untuk terus berbuat baik.

Saya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada penulis atas upaya menghadirkan sosok Pa Ono ke dalam tulisan yang begitu hidup. Buku ini bukan hanya sebuah cerita-ia adalah warisan nilai dan semangat untuk terus menyalakan lentera pendidikan dengan ketulusan.

Buku Pa Ono terdiri dari beberapa Bagian, yakni;

Bagian 1 Pak Ono Dengan Muridnya

  • Hari Pertama
  • Sabrina , Ada Apa Dengan Dikau
  • Sabrina Jilid 2
  • Tangisan I Ketut
  • Junaidi Si Mulut Berbisa Muridku Mabal
  • Line,Facebook, Twitter Dan Instagram
  • Futsal Lovers
  • Murid Bodoh Juga Bisa Kuliah Happy Teacher Day
  • Bapak Ada Di Belakangmu Kekerasan Terhadap Anak Dan Ulang Tahun

Bagian 2 Pak Ono Dengan Materi Dan Metode Ajarnya

  • Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
  • Membumikan Toleransi Membaca Alquran
  • Public Speaking
  • Hak Orang-Orang Miskin
  • It's My Performance
  • Spiritual Reasoning
  • Asmaul Husna

Bagian 3 Pak Ono Dengan Evaluasi Pembelajarannya

  • Ujian Tulis Essay Dan Lisan
  • Evaluasi Kepribadian Murid
  • Guru Pun Harus Dievaluasi

Bagian 4 Pak Ono Dengan Guru Dan Staf Sekolah

  • Mengkritik Guru
  • Satpam
  • Petugas Kebersihan Dan Pedagang
  • Berguru Dengan Guru

Ini buku yang saya cari, terus terang saya banyak terbantu dengan buku ini. Terima kasih Pa Jiva. Buku ini insya Alloh menjadi buku yang sangat laku (Best Seller). Aamiin.


Saya tunggu Buku baru Pa Jiva Yaa.

Rabu, 05 Maret 2025

 DELAN  DIMENSI PROFIL LULUSAN

1.        Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME,

Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan Tuhan serta menghayati nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.Kewargaan

2.        Kewargaan,

Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dan norma sosial dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab sosial, serta berkomitmen untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait keberlanjutan manusia dan lingkungan.

3.        Panalaran Kritis,

 Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis, dan reflektif dalam memahami, mengevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan masalah.

4.        Kreatifitas,

Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat.

5.        Kolaborasi,

Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong royong untuk mencapai tujuan bersama melalui pembagian peran dan tanggung jawab.

6.        Kemandirian,

Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mengatasi hambatan, dan menyelesaikan tugas secara tepat tanpa bergantung pada orang lain

7.        Kesehatan,

Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being).

8.        Komunikasi,

Individu yang memiliki kemampuan komunikasi intrapribadi untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan, dan informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi.

Kamis, 30 Januari 2025

KEGIATAN KOMBEL (8)

 AKOMODASI KURIKULUM DAN
INSTRUMEN ASESMEN

Jumat 31 Januari 2025 kembali melaksanakan Kegiatan Komutas Belajar (KOMBEL) di SMP Negeri 12 Bandung dengan dimoderatori oleh Bapak Guru Hebat M. Jiva Agung Wicaksono, M.Pd. Beliau adalah mengampu Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Ketua Kombel.dan tugas Tambahannya sebagai Staf Wakasek Kurikulum dan CGP Angkatan Pertama di SMP Negeri 12 Bandung.

Agenda Kombel hari ini, masih melanjutkan kegiatan Kombel minggu kemarin Jumat 24 Januari 2025. Pembedanya kegiatan kali ini adalah ada penjelasan lanjutan dari Nara sumber Guru Hebat Ibu Rina Mariana, M.Pd. selaku Wakil  Kepala Bidang Kurikulum Sekolah SMP Negeri 12 Kota Bandung.

Dokumentasi Kegiatan 


Dengan penuh rasa semangat dan tanggung Jawab Profesional Alhasil Tagihan Kombel selesai sesuai dengan target. Alhamdulillah.

Selasa, 24 Desember 2024

KEGIATAN LIBUR

LIBUR TELAH TIBA

Sabtu 21 Desember 2024 sampai Sabtu, 4 Januari 2025 waktunya libur semester Ganjil Tahun Ajaran 2024-2025. Tidak ada kegiatan keluar yang ada adalah menunggu Anak dan Cucu-cucuku berlibur di Rumah Nini dan Aki.

Selain menunggu Anak dan Cucu-cucuku berlibur, saya tetep rutinitas keseharian di dapur, memanjakan diri berolah raga, sewaktu-waktu lihat aktivitas pelatihan Mandiri di PMM dan yang pasti mempersiapkan Administrasi Guru di Semester dua. 

Kegiatan refleksi sewaktu-waktu di laksanakan dengan harapan dapat melengkapi berbagai kekuarangan di semester ganjil dan memperbaiki hal-hal yang kurang di semester Genap/ semester ke-2.

Regulasi baru perlu diikuti, sehingga tidak terlalu ketinggalan perkembangan, sambil menunggu perubahan Implementasi Kurikulum Baru pada masa pemerintahan kementrian Baru.

Bagi saya perubahan itu tidak menjadi beban akan tetapi perlu dikaji lebih mendalam seperti halnya materi mana yang dipertahankan, ditambah atau dikurangi, bahkan diganti dengan yang baru.

Kaitannya dengan Kompetensi. Ada beberapa regulasi yang wajib kita ikuti yakni:

  1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional.
  2. Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2626/B/HK.04.01/2023 tentang Model Kompetensi Guru.
  3. Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 0802/B.B1/HK.03.01/2024 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Guru, Jabatan Fungsional Pamong Belajar, Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah, dan Jabatan Fungsional Penilik.
Jadi meskipun kegiatan libur, tetap kita perlu mempersiapkan diri tuk masuk mendidik anak-anak Bangsa di semester berikutnya.


Selasa, 17 Desember 2024

LAPORAN PENGIMBASAN PSP

 REFLEKSI PENGIMBASAN PSP
SMP NEGERI 12 BANDUNG


Pengimbasan Implementasi Kurikulum Merdeka Program Sekolah Penggerak PSP SMP Negeri 12 Bandung dilaksanakan mulai Juni - Desember 2024. Adapun sekolah yang sasaran adalah SMP Indonesia Raya, SMP Muhamadiyah 2 dan SMP Bunga Bangsa. Agenda kegiatan kali ini Selasa 17 Desember 2024 adalah Kegiatan Refleksi Pengimbasan, yang dihadiri oleh Tiga orang guru dan Kepala sekolah dari Sekolah sasaran.

Dokumen Kegiatan Refleksi Pengimbasan
Selasa 17 Desember 202



Rabu, 11 Desember 2024

LAPORAN KOMBEL

 PENANGANAN KEKERASAN


Berbeda dari kegiatan Kombel sebelumnya, Kegiatan Kombel kali ini dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Desember 2024. Narasumber adalah Bapak Guru Hebat Kord. PANDAWA Dinas Pendidikan Kota Bandung dan Satgas PPKSP Bapak Pathah Pajar Mubarok, S.Pd., M.Pd. Tema yang diusung adalah " Pemberian Layanan Pendampingan Bagi Satuan Pendidikan dalam Penanganan Kekerasan.

Acuan Pencegahan Pencegahan Penanganan Kekerasan dapat dilihaat pada Peraturan Mentri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia No 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Kekerasan di Satuan Pendidikan meliputi,  
  1. Setiap perbuatan, tindakan, keputusan terhadap seseorang. 
  2. Menimbulkan rasa sakit, luka atau kematian, penderitaan seksual/ reproduksi, berkurang atau tidak berpungsinya sebagian dan/ atau seluruh anggoota tubuh secara fisik, intelektual atau mental. 
  3. Hilangnya kesempatan mendapatkan pendidikan atau pekerjaan dengan aman dan optimal, pemenuhan hak asasi manusia, ketakutan, rasa percaya diri, kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, kerugian ekonomi, dan/ atau bentuk kerugian lain yang sejenis.
Kekerasan di Satuan Pendidikan melibatkan Peserta didik, Pendidik, Tendik, Warga Satuan Pendidikan Lain, Komite Sekolah.

Ada enan bentuk kekerasan:
  1. Kekerasan Fisik,
  2. Kekerasan Psikis;
  3. Perundungan;
  4. Kekerasan Seksual;
  5. Diskriminasi dan Intoleransi:
  6. Kebijakan yang mengandung Kekerasan; 
  7. Bentuk Kekerasan Lainnya.
Dampak Kekerasan pada Korban 
Fisik
  • Luka fisik, cendera, atau masalah kesehatan jangka panjang
  • Gangguan tidur, sakit kepala, atau gangguan makan.
  • Terganggunya Fungsi reproduksi, kehamilan, infeksi menular, Seksual (IMS)
Psikologis, 
  • Gelisah, tidak dapat duduk tenang, sulit fokus, mudah terkejut, tidak berseangat, dan kehilangan kepercayaan diri.
  • Gangguan psikologis seperti depresi, trauma, atau kecemasan yang didiagnosis oleh tenaga profesional kesehatan mental
Akademik (Peserta Didik)
  • Penurunan prestasi akademik
  • Absensi meningkat,
  • Kurangnya motivasi belajar dan partisipasi di kelas.
Sosial, 
  • Isolasi, sulit membangun hubungan inter personal, hungan memburuk.
  • Penurunan partisipasi dalam kegiatan, munculnya stigma dari lingkungan.
Produktifitas Kerja,
  • Penurunan produktivitas kerja.
  • Ketidak puasan terhadap lingkungan kerja, kurangnya motivasi mengikuti kegiatan sekolah.
  • Absensi yang meningkat

Tahapan Penanganan Kasus PPKSP


Dokumentasi Kegiatan




Refleksi dari Kegiatan Kombel Kamis, 12 Desember 2024, Kekerasan itu ternyata bentuknya ada enam bahkan tujuh bentuk, terkadang kita sebagai pendidik tanpa sadar melakukan kekerasan terhadap  Peserta Dididik tujuan awalnya adalah menerapkan disiplin, kejujuran, tanggung jawab, tangguh berani menanggung resiko (menanamkan karakter Baik), 

Dengan adanya sosialisasi Pencegahan dan penangan kekerasan di Lingkungan Sekokah, maka kita sebagai pendidik semakin terbuka wawasan akan pentingnya sebuah  pelayanan yang sangat prima. 







Rabu, 27 November 2024

LAPORAN BINTEK

 KEGIATAN BINTEK 
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL
25-26 NOVEMBER 2024



SMP Ar Rafi’ Drajat SMP Islam Pertama di Indonesia yang Telah Meraih Predikat Google Reference School dalam Kegiatan  Bintek Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Digital yang berlangsung tanggal 25-26 November 2025 hadir dan berbagi kesuksesannya dalam kemasan Materi yang sangat menarik dan sangat ditunggu-tunggu oleh para pendidik. Materi yang di suguhkan, yakni  di hari pertama Senin, 25 November 2024  adalah:

  1. Pengenalan Chromebook
  2. Pembuatan Games Pembelajaran dengan Google Slide
  3. Pembuatan Prompt Gemini Ai
  4. Pembuatan Rubrik dengan Google Spreadsheet

Pertemuan ke-2 Selasa, 26 November 2024 perserta langsung dibawa join ke Google Classroom dengan berbagai tugas:

Membuat modul ajar digital yang berkualitas menggunakan Google Workspace for Education. Modul ini akan menjadi bukti nyata kemampuan Anda dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan proses pembelajaran. Lengkap  dengan LKPD

Buka Google Slide untuk membuat games pembelajaran dengan langkah sebagai berikut: Membuat rubrik penilaian sesuai mapel kelompok menggunakan : https://gemini.google.com/ ! Dengan langkah kegiatan sebagai berikut:Masukan prompt gemini sesuai dengan rubrik yang akan dibuat! Covert hasil rubrik pencarian Gemini menjadi format spreadsheet beri nama sesuai mapel, lalu share ke heri@smparrafidrajat.sch.id dan email teman!

Buat tabel rubrik penilaian dengan bagian tabel sebagai berikut : No, Nama Peserta Didik, NISN, Rubrik Penilaian (jumlah cell sesuai dengan rubrik yang dibuat), Jumlah Nilai, dan Rata-rata Nilai!

  • Isi nama peserta didik sesuai dengan daftar nama di file referensi (terlampir)!
  • Pindahkan rubrik penilaian yang sudah dibuat menggunakan fungsi : =transpose (range), Kemudian masukkan data validasi pada cell di setiap rubrik penilaian sesuai dengan performa penilaian!  
  • Masukan fungsi : =sum(range) untuk menghitung jumlah nilai dan =average(range) untuk menghitung rata-rata nilai!
  • Hasil nilai rata-rata yang dibuat akan otomatis masuk ke file referensi  : Dashboard Adm Wali Kelas!
  • Silahkan presentasikan hasil rubrik penilaian kepada kelompok lain!Tugas ini merupakan tugas MGMP dan harus dikerjakan secara berkelompok.
Alhamdulillah tugaa tugas dapat dikumpulkan tepat waktu,  terakhir peserta Bintek diberi tugas untuk
Refleksi. Kegiatan penugasan itu masih berada di Google Classroom.dengan Feedback Bintek Pembuatan Konten Digital Disdik Kota Bandung. 

Adapun Kesan Bintek adalah kami di ingatkan dengan Chromebook yang penggunaannya masih sebatas Ujian. Selain itu  Pembuatan Prompt Gemini Ai yang dapat digunakan untuk pembuatan Modul Ajar, Games dan Penilaian (Administrasi Pembelajaran).

Pesan kami adalah adakan bintek lanjutan sehingga Peserta Bintek akan lebih mahir lagi dalam pembuatan Administrasi Berbasis Digital.


Kamis, 14 November 2024

KEGIATAN KOMBEL(6)

 REFLEKSI KEGAITAN KESISWAAN DAN
KURIKULUM

Jumat 15 November 2024 kembali melaksanakan Kegiatan Komutas Belajar di SMP Negeri 12 Bandung dengan dimoderatori oleh Bapak Guru Hebat M. Jiva Agung Wicaksono, M.Pd. Beliau adalah mengampu Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Ketua Kombel.dan tugas Tambahannya sebagai Staf Wakasek Kurikulum dan CGP Angkatan Pertama di SMP Negeri 12 Bandung.

Dengan diawali Laporan Kegiatan Bidang Kesiswaan, dilanjut Bidang Kurikulum kaitannya dengan Agenda Kunjungan dan Pelaksanaan Expo P5. Berakhir dengan Kegiatan Diseminasi Kompetensi sosial emosional yang disampaikan oleh Ibu Ria Lestari, M.Pd. dan Lulu Mustikaning Apsari, S.Pd.

DOKUMENTASI KEGIATAN KOMBER
15 NOVEMBER 2024


Setelah mengikuti kegiatan Kombel secara rutin, alhamdulillah banyak pembelajaran sehingga apapun kegiatannya baik terjadwal ataupun situasional dapat terlksana dengan baik.Ingat bahwa kita semua adalah sebuah tim yang solid satu dengan lainnya sangat membutuhkan dan perlu adanya kekompakkan demi Sekolah tercinta SMP Negeri 12 Bandung.yang endingnya adalah pembelajaran yang berpihak pada kebutuhan Peserta didik. 

Salam sehat tetap semangat teman.


Selasa, 12 November 2024

PEMBELAJARAN INKLUSIF(1)

 ADAPTASI KURIKULUM


Meskipun implementasi Sekolah Inklusi masih berbenah, kata kunci utamanya adalah  peserta didik tanpa terkecuali dapat belajar dan perbedaan menjadi kekuatan dalam mengembangkan potensinya. Selain itu kehadiran peserta didik berkebutuhan khusus di kelas  bisa berpartisipasi dan diterima di lingkungan satuan pendidikan. 

Apa saja yang harus dilakukan oleh Pendidik? Hal-hal yang perlu dilakukan Pendidik adalah:

  1. Menyadari hak-hak disabilitas. Sampai saat ini, orang dengan disabilitas masih mengalami stigma, stereotip, dan diskriminasi dari masyarakat
  2. Memastikan tenaga pendidik dilatih dengan baik
  3. Menciptakan ruang aman bagi siswa
  4. Melibatkan peran seluruh komunitas.

Dalam pelaksanaan pendidikan inklusif,  Saya sudah mendapatkan materi Khusus dalam PMM :

  1. Pendidikan Inklusif (SMP Kemitraan dengan UNICEF)
  2. Pendidikan Berjenjang Pendidikan Inklusif (Dasar)
  3. Pembelajaran dengan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

Bukti Aksi  Nyata dapat dilihat di bawah ini, 


Belajar mengenal Pembelajaran iklusif, dilakukan juga di Komunitas Belajar (KOMBEL) SMP Negeri 12 Bandung secara berturut-turut pada tanggal: Jumat, 18 Oktober 2024, Jumat, 25  Oktober 2024, dan Jumat, 2 November 2024. Materi Komber seputar Pendidikan inklusif, yakni:

  1. Konsep Dan Kebijakan Pendidikan Inklusif  https://atirohaeti67.blogspot.com/2024/10/konsep-pendidikan-inklusif-agenda.html
  2. Identifikasi Peserta Didik. https://atirohaeti67.blogspot.com/2024/10/mengidentifikasi-peserta-didik-kegiatan.html
  3. Pendidikan Berjenjang Pendidikan Inklusif (Dasar) https://atirohaeti67.blogspot.com/2024/10/kegiatan-kombel-5.html 

Ada hal yang perlu dipersiapkan oleh kita sebagai pendidik antara lain adalah kegiatan Adaptasi kurikulum terkait dengan penyesuaian isi, materi atau kompetensi yang dipelajari peserta didik. Pada adaptasi kurikulum guru dapat melakukan penambahan keterampilan untuk mengganti agar dapat menguasai kompetensi yang diharapkan atau mengganti dengan kompetensi lain yang setara. Adaptasi lain yang dapat dilakukan guru adalah dengan melakukan penyederhanaan kompetensi yang hendak dicapai. 

Proses penyederhanaan tergantung pada kemampuan awal, kondisi, dan modalitas belajar peserta didik berdasarkan hasil asesmen. Dalam proses adaptasi kurikulum satuan pendidikan harus:

  1. Fleksibel dan inovatif; 
  2. Memastikan perkembangan kebijakan sekolah inklusif; 
  3. Membuat penyesuaian kurikulum, membuat perencanaan untuk seluruh kelas, menetapkan tujuan pengajaran yang terbuka dan jelas, menggunakan alternatif metode pengajaran, menggunakan teknologi yang tepat, dan membuat persiapan terlebih dahulu; 
  4. Memastikan kemudahan lingkungan fisik dan mengembangkan lingkungan satuan pendidikan yang mendukung; dan  
  5. Mengembangkan kerja sama dengan bekerja bersama dalam tim. 
Penerapan adaptasi kurikulum dan instruksional dapat dilakukan dengan model: 
  1. Eskalasi/akselerasi: program percepatan dan perluasan dalam hal waktu dan penguasaan materi. Model ini terutama diterapkan bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa, serta memiliki kecepatan belajar yang luar biasa.  
  2. Duplikasi: Model duplikasi artinya kurikulum yang digunakan untuk PDBK sama dengan kurikulum yang digunakan peserta didik pada umumnya yang non-PDBK. Mungkin hambatan yang dialami tidak terlalu berat sehingga masih dapat mengikuti kurikulum yang berlaku di satuan pendidikan tersebut. 
  3. Simplikasi atau modifikasi: kurikulum umum dimodifikasi, disederhanakan tanpa harus menghilangkan substansi, dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan PDBK. Modifikasi dan penyederhanaan kurikulum dapat dilakukan dalam salah satu atau lebih dari hal-hal berikut, yaitu tujuan, isi, metode dan cara penilaian. 
  4. Substitusi: beberapa bagian dari kurikulum umum diganti dengan sesuatu yang kurang lebih setara. 
  5. Omisi: beberapa aspek tertentu kurikulum umum sebagian besar ditiadakan menyesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan peserta didik berkebutuhan khusus. Mereka dapat dibuatkan kurikulum khusus yang bersifat individual berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen.
Saya mencoba untuk melakukan Adaptasi Rencana Kurikulum Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila, Kelas VII Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024-2025

Dokumentasi Adaptasi Rencana Pembelajaran
Pendidikan Pancasila Kelas VII



Kegiatan Kombel 
Pendidikan Pancasila SMP Negeri 12 Bandung


Saya sebagai Guru pengajar di kelas ABK tentunya mempunyai kewajiban untuk bergerak cepat melakukan Adaptasi Kurikulum sesuai dengan Mata pelajaran yang diampu



Selasa, 05 November 2024

 MENYESUAIKAN LINGKUNGAN BELAJAR UNTUK
 PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS


Pembelajaran  di Kelas 7 A sangat unik dan menarik, rasanya lengkap sudah dengan keberagaman karakteristik peserta didik termasuk Peserta Dididk Berkebutuhan Khusus.

Bicara Peserta didik Berkebutuhan Khusus, Setelah   di identifikasi  saya memperoleh Peseta didik dengan hambatan fisik motoric, Peserta didik dengan hambatan intelektual dan Peserta didik dengan hambatan penglihatan. Ketiga Anak tersebut dipastikan dapat belajar sesuai dengan kondisi masing-masing.

 Untuk Peserta didik dengan hambatan penglihatan diposisikan untuk duduk di paling depan bersamaan dengan peserta didik dengan hambatan fisik motoric. Sementara untuk Peserta didik dengan hambatan intelektual sejauh ini diupayakan  terus berkoordinasi  dengan wali kelas dan Guru BK agar tidak salah dalam mengambil tindakan.

Saya coba membuat perlakuan khusus untuk Ananda Mochamad Aldifi Tegarajasa Dia anak periang dan banyak di sayang teman-temannya. Tugas-tugas dikerjakan dengan rapi dan tepat waktu meski dilakukan dengan menggunakan kaki kirinya. Tegar sangat cerdas dan mampu berbicara  pengalaman dan cita-cita di depan orang banyak 

Sesuai dengan namannya tegar adalah sosok anak yang sangat tegar dia  adalah anak ke-2  dari tiga bersaudara. Anak tunadaksa  hambatan fisik motoric yang berhasil meraih gelar Aktor Terbaik di BaliMakarya Film Festival Internasional (BFFI) 2022. 

Di bulan Agustus 2024 sampai Akhir September 2024 Tegar dengan Teman di Papua mempersiapkan Flm yang ke-dua. Tugas-tugas dari sekolah dikerjakan di sana di sela kegiatan shootingnya.

Tidak sampai di sana Tegas dibawa terbang ke Cina dan ke Turki untuk Festival Film Tegar. PR kami di sekolah adalah sejauh mana sekolah menyiapkan sarana prasarana untuk pembelajaran Tegas yang  memiliki potensi yang sangat hebat tersebut.

Saya selaku pengajar Pendidikan Pancasila memantau Tegar dari segi tugas, pasilitas Banku dan duduk paling depan. Pembelajaran di ikuti dengan baik tanpa terkendala.

Fhoto Kegiatan Upacara
Tegar Baris Garda Terdepan




Tegar Saat Mengerjakan Tugas Menyimak Hasil Amandemen Ke-3
UUD Negara Republik Indonesia

Foto Kegiatan Belajar Pendidikan Pancasila
Selasa 5 November 2024

Melihat perhatian  saling membantu dan saling memaklumi diantara para siswa dan tentunya dengan keuletan dan ketekunan Guru-gurunya. Saya merasa  optimis adaptasi Pendidikan Inklusif dapat berjalan sesuai dengan harapan.

Kita lihat bagaimana Umpan Balik Rekan teman sebaya Mochamad Aldifi Tegarajasa, dapat di simak di bawah ini

Umpan Balik Rekan teman sebaya 
Kls 7 A





Umpan Balik Rekan teman sebaya di kelas 7 A sangat mendukung sekali pembelajaran Inklusi, terbukti Pengelolaaan Kelas, metode, materi, sumber belajar dan partisipasi keterlibatan pesertadidik dari berbagai latar belakang di dalam kelas  sudah cukup baik 









Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang

      BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH Banyak cara Mengisi Waktu Luang Mengisi waktu luang di halaman rumah dengan berkebun adalah salah satu cara ...