Kamis, 31 Oktober 2024

KEGIATAN KOMBEL (5)

MUDAH BUKAN MEMAHAMI PERBEDAAN INDIVIDUAL

Agenda Kegiatan Komunitas Belajar (KOMBEL) Jumat 2 November 2024 adalah Pendidikan Berjenjang Pendidikan Inklusif (Dasar). Pemateri langsung oleh Ibu Guru Hebat Ibu Rina Mariana, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 12 Bandung.

Saya sudah menyelesaikan topik Pendidikan Berjenjang Pendidikan Inklusif (Dasar). tugas saya adalah melaksanakan Aksi nyata.

Surat Keterangan Selesai Topik Pelatihan Mandiri 
Topik Pendidikan Berjenjang Pendidikan Inklusif (Dasar)

 
Setelah dipelajari saya mulai memilih salah satu Aksi yakni : Mudah Bukan Memahami Perbedaan Individual.

Perbedaan Individu dalam kelas adalah variasi yang dimiliki setiap siswa, seperti perbedaan kemampuan, gaya belajar, minat, latar belakang budaya dan kebutuhan khusus.  Saya mencoba memilih salah satu perbedaan Individu yang dihadapi di kelas yakni Kebutuhan Khusus.

Untuk memudahkan guru dalam mengenali keberagaman peserta didik berkebutuhan khusus berdasarkan pada UU No. 20/2003 tersebut, maka keberagaman peserta didik berkebutuhan khusus dikelompokkan menjadi sebagai beriku

  1. Peserta didik dengan hambatan penglihatan/ Tunanetra
  2. Peserta didik dengan hambatan pendengaran/ Tunarungu
  3. Peserta didik dengan hambatan intelektual/ Tunagrahita
  4. Peserta didik dengan hambatan fisik motorik/ Tunadaksa
  5. Peserta didik dengan hambatan emosi dan perilaku
  6. Peserta didik lamban belajar (slow learner)
  7. Peserta didik berkesulitan belajar spesifik (specific learning disability)
  8. Peserta didik cerdas istimewa dan bakat istimewa
  9. Peserta didik autistic spectrum disorders (ASD)
  10. Peserta didik attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) 

Ada beberapa Metode yang digunakan dalam kegiatan Identifikasi Peserta didik anata lainWawancara, Observasi, Test/Tugas dan Dokumentasi, Kegatan Kombel sekarang ini Guru-guru diitugaskan untuk mengidentifikasi dengan Format yang disediakan dan hasilnya di kumpulkan dalam  drive Google.com.DBK.

Saya Langsung mengadakan Observasi dan Wawancara. 

Setelah Observasi dan Wawancara, saya menemukan Dari sepuluh kelas yang saya ajar, terdapat Tiga siswa 7A, satu siswa 7B. satu siswa 7G, satu siswa 8A dan satu siswa 8C ( jumlah tujuh siswa  PDBK). Setelah itu saya mulai memikirkan mengakomodir dan asesmen untuk PDBK. Untuk lebih jelasnya saya identifikasi dengan format di bawah ini.


Langkah selanjutnya adalah mulai merencanakan sebuah kegiatan / strategi menghadapi isu perbedaan terutaman menghadapi Peserta Dididk Penyandang Disabilitas.

  1. Awal kegiatan adalah melakukan adaptasi pembelajaran terkait menghadapi PDPD
  2. Memaklumi adanya Guru Pendamping.
  3. Pembagian Kelompok
  4. Menyadarkan Siswa sekelas, pentingnya saling membantu dan saling memaklumi.
  5. Menyiapkan Sarana Prasarana pendukung.
  6. Menyiapkan Asesment yang adaptif


Saya merasa mendapatkan pembelajaran baru, pentingnya kesabaran dan adaptasi pembelajaran dan asesmen bagi siswa PDPD.

Saya Coba untuk meminta umpan balik pada rekan sejawat, dan hasilnya dapat di lihat pada dokumen di bawah ini.

UMPAN BALIK













Tidak ada komentar:

 PENANTIAN TIADA HENTI Penantian seorag Ibu terhadap anak d ari hari pertama langkah kaki mungilnya menuju sekolah, hati ini telah menyimpan...