Jumat, 02 Juli 2021

PERSIAPAN PENGLEPASAN KLS IX SMP PASUNDAN 1 KOTA BANDUNG

Pengumuman Kelulusan Siswa Siswi SMP Pasundan 1 Kota Bandung dilaksanakan serentak pada hari Jumar, 5 Juni 2021 Via Online. Sejumlah 298 siswa langsung menerima kabar kelulusannya.

Mengingat kebiasaan bahwa penglepasan adalah suatu kegiatan yang dinanti para siswa-siswi, maka pada tanggal 5 Juli 2021 SMP Pasundan 1 Kota Bandung berencana untuk menyelenggarakan kegiatan penglepasan melalui aplikasi Zoom.

Kami sudah mempersiapkan acara penglepasan jauh-jauh hari, dan biasannya dilaksanakan di luar kota atau di Hotel.

Penglepasan saat ini dihadiri oleh satu orang siswa perkelas (10) siswa, dua orang tua, Wali kelas dan Guru piket Senin, 5 Juli 2021.

Mengskipun penglepasan secara on line diharapkan punya kesan tersendiri, bagaimana sulitnhya bertemu dengan guru dan rekan masa Pandemi Covid-19 ini.

Semua peserta penglepasan baik  siswa maupun  Guru diminta untuk berpenampilan rapi. Tidak terkecuali yang ada di sekolah maupun yang berada di rumah bersama keluarga.

Kami dari Kurikulum berpesan selamat atas kelulusan anak-anaku sekalian, namun perlu diingat bahwa kelulusan ini bukan akhir dari segalanya bahkan awal untuk menggapai cita-cita dan prestasi. Kami berharap teruslah belajar sampai jenjang yang lebih tinggi dengan bakat dan kemampuan yang ananda miliki insya Alloh Ciat-citamu tercapai. Raihlah prestasi bawa nama baik diri, keluarga dan sekolah ananda, ingat di luar sana tugasmu sangat berat dan sudah menanti. Ananda dituntut memiliki kecerdasan, keuletan serta ilmu pengetahuan yang memadai untuk menghadapi tantangan jaman ini.

Kecakan Hidup Abad 21 dituntut untuk dimiliki, yakni:

  1.  Creativity Thinking and Innovation
  2.  Critical Thinking and Problem Solving.
  3.  Communication and Collaboration.
  4.  Information, media and Technology Skills
  5. Life and Career Skills

Dengan kemajuan ilmu pemngetahuan dan teknologi, arus globalisasi yang sangat deras telah merubah  gaya hidup manusia. tantangan semakin kuat dan hebat. 

Dengan berbagai kecerdasan yang dimiliki ananda, mudah-mudahan kita bisa bertahan hidup dan mampu memecahkan berbagai masalah bahkan kita bisa menjadi pemenang. Aamiin.

Terakhir mohon maaf atas kekurangan dan kelemahan khususnya dari Bidang Kurikulum, tak lupa tanpa dimintapun kami sudah memaafkan manakala ada kehilapan dan kealfaan dari ananda.

Salam sehat dan sukses kami selalu menyertai langkah anak-anakku. Salam hangat untuk orang tua dan keluarga.

BLENDED LEARNING DAN HYBRID LEARING.

 

PROGRAM

BLENDED LEARNING DAN HYBRID LEARING.

 

A. LATAR BELAKANG

Peningkatan mutu pendidikan merupakan suatu keniscayaan bagi pembangunan pendidikan di Indonesia. Pendidikan yang bermutu akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan kompetitif sesuai dengan visi Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2025. Untuk mewujudkan visi tersebut diperlukan upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan oleh semua pihak. Begitupun Pendidikan di Lingkungan YPDM Pasundan peningkatan itu sangat penting adanya untuk dapat bersaing dan bertahan sejajar dan bahkan melebihi standar yang dipersyaratkan, 

Mengingat Visi dan Misi Pasundan yang tertuang dalam Dasa Program YPDM Pasundan. maka Mutu pendidikan di Lingkungan YPDM Pasundan selain mengacu pada standar yang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) mengacu juga pada Dasa Program YPDM Paundan. Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berfungsi sebagai dasar bagi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan pada setiap satuan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. SNP berisi ketentuan tentang delapan standar yang dicita-citakan dapat terwujud di semua satuan pendidikan pada kurun waktu tertentu, dan Dasa Program adalah Sepuluh Pijakan Program YPDM Pasundan dalam Mengelola Satuan Pendidikan.

Mengingat embrio Pembelajaran BLENDED LEARNING DAN HYBRID LEARING sudah dirancang empat tahun yang lalu dan selangkah demi selangkah sudah dilaksanakan, dan akhirnya embrio Pembelajaran BLENDED LEARNING DAN HYBRID LEARING lebih cepat seiring masa Pandemi Covid-19. Maka Menghadapi Pembelajaran Tahun 2021-2022 SMP Pasundan 1 Bandung melanjutkan Pembelajaran BLENDED LEARNING DAN HYBRID LEARING.

Pada dasarnya Blended Learning adalah merupakan gabungan keunggulan pembelajaran yang dilakukan secara tatap-muka dan secara virtual. Blended learning juga sebagai sebuah kombinasi pendidikan langsung (face-to-face) dan pendidikan online, tapi lebih daripada itu

sebagai elemen dari interaksi sosial. Sedangkan Hybrid learning adalah pembelajaran yang menggabungkan berbagai pendekatan dalam pembelajaran yakni pembelajaran tatap muka. Pembelajaran berbasis komputer dan pembelajaran berbasis online ( internet dan mobile learning).

Blended learning dan hybrid learning adalah sebuah metode yang dapat menjadi sebuah alternatif menghadapi era digital. Mengingat kini, hampir setiap sekolah menggunakannya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan membuat peserta didik dan pendidik lebih mudah dalam proses pemberian materi pejaran.

Ada beberapa manfaat ketika menggunakan metode blended learning dan hybrid learning di institusi pendidikan,berikut beberapa di antaranya:

1.        Lebih Efektif dan Efisien

Tidak bisa dipungkiri lagi, setiap peserta didik memang memiliki cara belajar yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Contohnya saja, ada tipe peserta didik yang dapat semangat belajar sambil mendengarkan musik. Di sisi lain, ada pula tipe peserta didik yang lebih menyukai cara belajar dengan suasana yang tenang agar semua materi mudah diserap dan lebih berkonsentrasi.

Perbedaan cara belajar seperti ini memang tidak bisa dipukul rata ketika berada di kelas. Adanya metode pembelajaran blended learning seolah merupakan jawaban dari hal tersebut. Peserta didik dapat mengatur dan memilih waktu belajar sendiri di mana saja dan kapan saja.

2.        Tren Belajar di Masa Mendatang

Tren mengenai blended learning dalam perkembangannya cukup banyak diminati oleh semua kalangan, tidak hanya bagi para peserta didiksaja, tetapi juga sekolah. Ini dikarenakan metode pembelajaran blended learning didukung dengan berbagai ragam kemudahan seseorang dalam mencari informasi tertentu.

Bahkan di sini peserta didik tidak hanya dapat mencari informasi materi dari sekolah saja, tetapi juga dari sumber belajar lainnya.

3.        Mendukung Pengembangan Keterampilan Digital Peserta didik dan Pendidik Disadari atau tidak keberadaan metode pembelajaran blended learning juga mampu meningkatkan keterampilan digital dalam proses belajar mengajar. Baik itu bagi peserta didik maupun pendidik. Menggunakan perangkat digital yang terkoneksi dengan jaringan internet, para peserta didik dapat berinteraksi secara intens dengan pendidik.

Di samping itu, keberadaan blended learning dinilai mendukung adanya akses yang adil

pada sumber materi belajar. Para peserta didikpun bisa mengembangkan jaringan sosial

dengan peserta didiklainnya.

B.       Kegiatan Yang Dilaksanakan

Merujuk pada Kurikulum kondisi kusus, yang terdapat pada link di bawah ini:

Kelas 7 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/wCEtCHBBLDYoxz8

Kelas 8 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/d4Y7PwKwRoXtadB

Kelas 9 https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/gTYD9cK49ND5Sic

SMP Pasundan 1 Bandung merencanakan Program Pembelajaran Blended Leaarning dan Hybrid Learning dalam bentuk Projec dengan waktu yang telah ditentukan. Pemberian materi dilaksanakan secara tatap-muka dan secara virtual. Materi pembelajaran merupakan irisan dari beberapa Mata Pelajaran.

Untuk analisis KI dan KD tiap mata pelajaran tertuang dalam RPP Projec yang akan dilaksanakan (terlampir)

C.       MAKSUD DAN TUJUAN

Meskipun kurikulum khusus tidak berorientasi pada pencapaian target kurikulum, akantetapi dengan Pembelajaran Blended dan Hybrid Learning diharapkan dapat meminimalisir kejenuhan belajar peserta didik dan Pendidik.

Adapun maksud Program Pembelajaran Blended dan Hybrid Learning, merancang suatu pembelajaran yang menyenagkan. lebif efektif dan efesien.

Menyenangkan diharapkan peserta didik menemukan pengalaman baru dalam belajar. Membiasakan belajar mandiri, dan membentuk kreativitas, tangguh dan ulet. Sedangkan yang efektif dan efesien dalam pembelajaran, satu projec untuk tagihan semua mata pelajaran. 

 

Tujuan Pembelajaran Blended dan Hybrid Learning, untuk:

1.        Peserta didik

        a.    Terbiasa belajar dari kolaborasi antar mata pembelajaran.

        b.    Terbiasa sikap mandiri

 c.    Memperoleh Kecakapan Hidup abad -21

2.        Pendidik

a.    Terbiasa belajar mengajar dengan berkolaborasi antar mata pembelajaran.

b.   Memilah dan memilih Materi ajar sesuai KI dan KD Kurikulum Khusus

c.    Memilah dan memilih Media Pembelajaran Blended dan Hybrid Learning

3.        Sekolah

Menemukan model pembelajaran baru

D.       INDIKATOR KELUARAN

       Dengan Metode  Pembelajaran Blended dan Hybrid Learning  Siswa dapat:

1.        Memperoleh Kecakapan Hidup abad -21

2.        Menghasilkan Produc

E.       CARA PELAKSANAAN

Dilaksanakan dengan cara luring Terbatas menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dan Daring

F.        TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN SMP Pasundan 1 Bandung

G.      PELAKSANAAN DAN WAKTU KEGIATAN

Pelaksanan kegatan per tiga bulan dengan Projec yang berbeda.

Menanggulangi sampah dengan Kang Pisman ( Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan) untuk Peserta didik:

Kelas VII Produc Ekobrik.

Kelas VIII: Produc Pupuk anorganik dari sampah rumahan.

Kelas IX : Produc Mesin Pemilah sampah.


Minggu, 20 Juni 2021

Masa Pandemi dan Inovasi Pembelajaran


METODE BLENDED LEARING”

DARING RUANG GURU

Dasar Pemikiran

Guru memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan terutama di satuan pendidikan tempat dia bertugas. Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Guru profesional merupakan sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih maju dan siap menghadapi  berbagai tantangan.

Masa Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini membuat kita bangkit untuk mencari berbagai solusi agar pembelajaran terlaksana dengan baik dan berhasil menjawab kejenuhan peserta didik belajar dari Rumah (BDR). 

Berbagai inovasi pembelajaran bermunculan dari guru-guru yang hebat. Berbagai pelatihan di selenggarakan baik oleh pemerhati pendidikan maupun oleh Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan. Dengan pelatihan tersebut guru-guru hebat semakin berkembang wawasan profesi dan didaktiknya.

Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah Pasundan menjalin kerjasama dengan Rumah Belajar untuk mengadakan Pembahasan “METODE BLENDED LEARING” persiapan PTMT Tahun Pelajaran 2021-2022.

Tujuan Pembahasan “METODE BLENDED LEARING”

  1. Kepala Sekolah dan Guru-Guru tampil terdepan mempersiapkan PTMT dengan METODE BLENDED LEARING
  2. Inovasi pembelajaran untuk mewujudkan Pembelajaran interaktif
  3. Mempersiapkan  AKB

Waktu Pelaksanaan Pembahasan “METODE BLENDED LEARING”

Hari      : Senin, 21 Juni 2021

Waktu   : 10.00 sampai selesai

Refleksi Pelaksanaan Pembahasan “METODE BLENDED LEARING” Rumah Belajar;

Peserta:  Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang kurikulum DARI:

1.      SD Pasundan 3 Kota Bandung,

2.      SMP Pasundan 1 Kota Bandung,

3.      SMP Pasundan 4 Kota Bandung,

4.      SMP Pasundan 7 Kota Bandung,

5.      SMA Pasundan 1 Kota Bandung,

6.      SMA Pasundan 2 Kota Bandung,

7.      SMA Pasundan Cikalong Cianjur,

8.      SMK Pasundan 2 Kota Bandung,

9.      SMK Pasundan 2 Garut dan

10.  SMK Pasundan 1 Cianjur

 

Daring Via Zoom Meeting

ID 886 1387 5132 Passcode 986077

 

Mari kita simak Rumah Belajar" METODE BLENDED LEARING"





Jumat, 11 Juni 2021

LAPORAN PELAKSANAAN SIMULASI PTMT SMP PASUNDAN 1 BANDUNG


Dasar Pemikiran

Selama tiga semester pembelajaran dilaksanakan dari rumah untuk menekan dan memutus penyebaran Covid-19. Selama penerapan BDR banyak ditemukan berbagai keluhan baik dari Orang tua siswa maupun dari siswa itu sendiri.

Memperhatikan Surat Edaran Bersaman empat Menteri No. 23425/ A5/HK.01.04/ 2021 tanggal 8 April 2021. Tentang Panduan Peyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Pembelajaran bisa dilaksanakan dengan Tatap Muka Terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Bebagai upaya menuju Pembelajaran Tatap Muka Terbatas diantaranya adalah dengan program Vaksinnasi bagi Pendidik dan tenaga Kependidikan, Kemudian khusus untuk Kota Bandung PTM akan dilaksanakan di Bulan Juli Tahun Pelajaran 2021-2022.

Untuk mewujudkan PTM bulan Juli Tahun Pelajaran 2021-2022 mulai mensosialisasikan PTM terbatas di masing-masing Kecamatan. Mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan di monitoring oleh berbagai kalangan, mulai dari Pemerintahan Kota, Kecamatan ,Kelurahan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan.

Kecamatan Regol memilih SMP Pasundan 1 Bandung menjadi untuk melaksanakan PTMT.

Tujuan PTMT

  1.  Membiasakan siswa secara ketat menerapkan Protokoler Covid-19
  2.  Pembentukkan karakter Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)
  3.  Evaluasi Sekolah Kesiapan AKB

Waktu Pelaksanaan Simulasi PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung

Hari      : Senin - Jumat

Tanggal: 7-11 Juni 2021

Refleksi Pelaksanaan Simulasi PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung

Hari Senin 7 Juni 2021 

  1. Jumlah siswa yang terjadwal PTMT  84 siswa dan yang hadir sejumlah 65 siswa. Setelah konfirmasi dengan orang tua,  Siswa  baru pulang dari luar kota, seragam sudah sempit dan pemberi tahuan PTMT terkesan mendadak.
  2. Simbol dan pernyataan arah keluar dan masuk lebih diperjelas.
  3. Suhu kedatangan dan kepulangan Siswa dan Guru tercatat.
  4. Seluruh personil turun memantau.
  5. Ada banyak media yang meliput PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung
  6. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 83 dan hadir 65 (78%). Dengan rincian Kls VII 35 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII 30 Siswa.

Hari Selasa, 8 Juni 2021

  1. Pelaksanaan simulasi berjalan lebih tertib dan Protokol Kesehatan semakin diperketat.
  2. Kegiatan bertambah dengan kedatangan Orang Tua Siswa Kelas IX yang mendaftarkan Putra-putri di jalur Prestasi
  3. Simbol dan pernyataan arah keluar dan masuk lebih tertata dan berfungsi sebagaimana mestinya.
  4. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 84 dan hadir 60 (71%). Dengan rincian Kls VII 28 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII  32 Siswa.

Hari Rabu, 9 Juni 2021

  1. Pelaksanaan simulasi berjalan lebih tertib dan Protokol Kesehatan semakin diperketat.
  2. Kegiatan bertambah dengan kedatangan Orang Tua Siswa Kelas IX yang mendaftarkan Putra-putri di jalur Prestasi
  3. Kami di liput dari Radio Sonata.
  4. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 84 dan hadir 62 (73%). Dengan rincian Kls VII 31 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII  31 Siswa.

Hari Kamis, 10 Juni 2021

  1. Pelaksanaan simulasi berjalan lebih tertib dan Protokol Kesehatan semakin diperketat.
  2. Kegiatan bertambah dengan kedatangan Orang Tua Siswa Kelas IX yang mendaftarkan Putra-putri di jalur Prestasi
  3. Kami di liput dari Radio Sonata.
  4. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 86 dan hadir 63 (73%). Dengan rincian Kls VII 28 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII  35 Siswa.

Hari Jumat , 11 Juni 2021

  1. Pelaksanaan simulasi berjalan lebih tertib dan Protokol Kesehatan semakin diperketat.
  2. Kegiatan bertambah dengan kedatangan Orang Tua Siswa Kelas IX yang mendaftarkan Putra-putri di jalur Prestasi
  3. Kami di liput dari Radio Sonata.
  4. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 91 dan hadir 67 (74%). Dengan rincian Kls VII 30 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII  37  Siswa.



Simulasi PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung terlaksana dengan baik dan tertib sesuai dengan harapan, 

  • Guru sangat antusias membimbing siswa dalam Simulasi PTMT
  • Selama Simulasi PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung protokol kesehatan dilaksanakan dengan sangat ketat.
  • Kesiapan sarana Prasarana terstandar,
  • Kehadiran siswa selama Simulasi PTMT rata-rata di atas 73%.


Kegiatan Simulasi dilaksanakan dengan  hasil sangat memuasakan dan kemudian SMP Pasundan 1 masuk pada PTMT Masa Transisi yang akan berlangsung pada hari Rabu, 8 September 2021.

Persiapan:

Persiapan PaTMT Masa Transisi, sama halnya dengan persiapan masa simulasi tahap ke-1, perbedaannya hanya menambah kelengkapan Daftar Periksa dan penambahan jumlah siswa yang melaksanakan PTMT. Jumlah PTMT pada simulasi Tahap ke-1 30%, sedangkan pada PTMT Masa Simulasi ada pemabahan menjadi 50%.

Selain itu pelaksanaan Masa Transisi selama 2 Bulan dan mudah-mudahan bisa melewati masa-masa Transisi ini dengan selamat dan sukses sehingga bisa menuju ke PTM Masa AKB. 

Setelah perencanaan SMP Pasundan 1 masuk pada Tahap Monitoring dari Dinas Pendidikan Kota Bandung mengenai kesiapan PTMT Masa Transisi yang dilaksanakan pada tanggal 7 September 2021.

Semua persyaratan sudah dipersiapkan dan siap untuk melaksanakan PTMT Masa Transisi.


Kesiapan PTMT Masa Transisi



Penutup 

Kami menghaturkan terimakasih kepada Bapak Camat, Bapak Lurah, Ibu Nur dari Dinas Kesehatan , Bapak Asep, Bapak Yusuf (Pengawas Pembina), dan Bapak Ramlan dari Dinas Pendidikan Kota Bandung atas kepercayaannya kepada SMP Pasundan 1 untuk melaksanakan Simulasi PTMT ini..

Mudah-mudahan semua pengabdian mendapat imbalan yang setimpal dari Alloh SWT. Aamiin.


Senin, 07 Juni 2021

Kegiatan Simulasi PTMT di SMP Pasunadan 1 Kota Bandung

Sesuai dengan komitmen awal yang disampaikan  Kepala sekolah SMP Pasundan 1 Bandung  bapak Nama Mulyana S.Pd . M.Si  ketika mengadakan pengarahan yang berisi ajakan untuk mensukseskan simulasi PTMT.

Beliau menjelaskan bahwa kita ada di persimpangan jalan sukses berarti sukses dalam PTM terbatas ini dan dapat melanjutan PTM di bulan Juli kedepan dan gagal PTMT ini berarti seluruhnya ikut dampak dari kegagalan kita dalam simulasi PTM terbatas ini

Oleh karena itu maka kita sukseskan Simulasi  PTMT demi Kesuksesan kita semua. Harapan SMP Pasundan 1 Bandung bisa melaksanakan  PTM di Tahun Pelajaran Baru 2021-2022.

Kegiatan PTMT dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian, semua personil bergerak sesuai SOP masing-masing.

Alhamdulillah berjalan lancar, hal ini dikarenakan persiapan matang dan difasilitasi serta dikawal ketat oleh berbagai kalangan dari mulai personil, pemerintahan Kelurahan, Kecamatan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Pelaksanaan PTMT kegiatannya bertepatan  dengan  Kegiatan Penilaian Akhir Tahun  (PAT), sehingga dalam pelaksanaan sangat tertib. Pertama anak sudah terbiasa tertib saat Pelaksanaan Penilaian dan ditambah dengan Prokes saat PTMT.

Jumlah siswa  Kelas VII dan VIII berjumlah 429 Siawa, dari jumlah siswa yang mendapatkan izin  dari orang tua sejumlah 313 siswa. Berangkat dari sana  Sekolah menentukan sejumlah 6 siswa dari 14 Rombel perhari secara bergiliran, dan diharapkan selama lima hari PTMT semua siswa mendapat giliran PTMT.

Dengan PTMT siswa diharapkan mendapatkan pengalaman baru dan mulai membiasakan diri saat tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan. Perlahan dan pasti siswa memasuki Adaftasi Kebiasaan Baru dalam menghadapi pembelajaran Tatap Muka pasca Pandemi Covid-19.

Setiap hari pelaksanaan PTMT kami berencana mengadakan refleksi, dan diharpkan kekurangan dan kelebihan bisa terukur. Kelebihan bisa ditingkatkan dan kekurangan bisa dilengkapi. sehingga dipenghujung kegiatan simulasi PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung berhasil menggembirakan sesuai dengan harapan semua pihak, yakni: Sekolah, orang tua, pemerintah dan semua pihak stakeholder. 

Refleksi PTMP di SMP Pasundan 1 Bandung:

Hari Senin 7 Juni 2021 

  1. Jumlah siswa yang terjadwal PTMT  84 siswa dan yang hadir sejumlah 65 siswa. Setelah konfirmasi dengan orang tua,  Siswa  baru pulang dari luar kota, seragam sudah sempit dan pemberi tahuan PTMT terkesan mendadak.
  2. Simbol dan pernyataan arah keluar dan masuk lebih diperjelas.
  3. Suhu kedatangan dan kepulangan Siswa dan Guru tercatat.
  4. Seluruh personil turun memantau.
  5. Ada banyak media yang meliput PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung
  6. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 83 dan hadir 65 (78%). Dengan rincian Kls VII 35 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII 30 Siswa.
Hari Selasa, 8 Juni 2021

  1. Pelaksanaan simulasi berjalan lebih tertib dan Protokol Kesehatan semakin diperketat.
  2. Kegiatan bertambah dengan kedatangan Orang Tua Siswa Kelas IX yang mendaftarkan Putra-putri di jalur Prestasi
  3. Simbol dan pernyataan arah keluar dan masuk lebih tertata dan berfungsi sebagaimana mestinya.
  4. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 84 dan hadir 60 (71%). Dengan rincian Kls VII 28 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII  32 Siswa.
Hari Rabu, 9 Juni 2021

  1. Pelaksanaan simulasi berjalan lebih tertib dan Protokol Kesehatan semakin diperketat.
  2. Kegiatan bertambah dengan kedatangan Orang Tua Siswa Kelas IX yang mendaftarkan Putra-putri di jalur Prestasi
  3. Kami di liput dari Radio Sonata.
  4. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 84 dan hadir 62 (73%). Dengan rincian Kls VII 31 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII  31 Siswa.
Hari Kamis, 10 Juni 2021

  1. Pelaksanaan simulasi berjalan lebih tertib dan Protokol Kesehatan semakin diperketat.
  2. Kegiatan bertambah dengan kedatangan Orang Tua Siswa Kelas IX yang mendaftarkan Putra-putri di jalur Prestasi
  3. Kami di liput dari Radio Sonata.
  4. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 86 dan hadir 63 (73%). Dengan rincian Kls VII 28 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII  35 Siswa.
Hari Jumat , 11 Juni 2021

  1. Pelaksanaan simulasi berjalan lebih tertib dan Protokol Kesehatan semakin diperketat.
  2. Kegiatan bertambah dengan kedatangan Orang Tua Siswa Kelas IX yang mendaftarkan Putra-putri di jalur Prestasi
  3. Kami di liput dari Radio Sonata.
  4. Siswa yang terjadwal PTMT sebanyak 91 dan hadir 67 (74%). Dengan rincian Kls VII 30 Siswa yang hadir. dan Kelas VIII  37  Siswa.




Poto Prokes saat PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung

 

 


Minggu, 06 Juni 2021

PROSEDUR PERSIAPAN PTMT DI SMP PASUNDAN 1 BANDUNG

    

SUKSESKAN SIMULASI PTM TERBATAS DI SMP PASUNDAN 1 BANDUNG

Monitoring Kesiapan PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung

Bagi Sekolah yang akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, tempuh terlebih dahulu prosedur, terutama Perizinan berjengjang.

SMP Pasundan 1 Bandung bekerja keras bahu membahu mempersiapkan PTMT. Yang dipersiapkan adalah Menyususn Proposal Persiapan PTM.

Melengkapi Daftar Periksa yang ada di Dapodik

Melengkapi Kelengkapan Sarana dan Prasarana

Melengkapi Kelengkapan Administrasi yang dipersyaratkan

Melengkapi Perizinan kepada Orang Tua, kepada Dinas Pendidikan, dan kepada Pemerintah Setempat

Setelah proses panjang melengkapi persiapan PTMT, maka pada tanggal 18 Juni 2021 SMP Pasundan 1 Bandung mendapatkan Jadwal Monitoring yang di hadiri oleh Aparat dari Kelurahan, Kecamatan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Ada beberapa Jenis Kelengkapan (Instrumen Monitoring)  yang akan dipotret petugas antara Lain:

  1. Ketersediaan sarana sanitasi / toilet bersih
  2. Ketersediaan washtafel / TCPS dengan air mengalir (70% dari jumlah kelas)
  3. Ketersediaan handsanitizer /Sabun cuci tangan
  4. Ketersediaan desinfektan dan alat penyemprot desinfektan
  5. Ketersediaan masker cadangan
  6. Ketersediaan face Shield
  7. Ketersediaan Thermogun (pengukur suhu tembak) 1 : 100
  8. Ketersediaan ruang UKS/ruang isolasi sementara
  9. Ketersediaan ruang belajar dengan pengaturan protokol kesehatan (50% dari kapasitas ruangan atau minimal berjarak 1,5 m, dengan ventilasi dan kualitas aliran udara yang baik)
  10. Ketersediaan alur mobilitas warga satuan Pendidikan (arah keluar masuk, batas pemisah dan penanda arah)
  11. Ketersediaan SK Satgas Covid
  12. Ketersediaan SOP masing-masing Tim Satgas Cobvid - 19 Satuan Pendidikan.
  13. Ketersediaan SOP Adaptasi Kebiasaan Baru bagi siswa di lingkungan sekolah 
  14. Ketersediaan SOP mengantar dan menjemput siswa
  15. Ketersediaan data pemetaan warga satuan pendidikan yang tidak boleh melakukan kegiatan  disatuan Pendidik
  16. Ketersediaan media informasi dan publikasi penerapan protokol Kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru di lingkungan sekolah (spanduk, banner, pamplet)
  17. Ketersediaan video adaptasi kebiasaan baru di lingkungan sekolah
  18. Ketersediaan data guru dan tenaga kependidikan lainnya yang telah divaksinasi
  19. Memiliki manajemen resiko penanggulangan kasus Covid-19 di sekolah
  20. Ketersediaan surat kesepakatan antara sekolah, komite sekolah dan orang tua siswa dalam  penerapan protokol kesehatan PTM di Satuan Pendidikan
  21. Ketersediaan data, fasilitas kesehatan  dan akses layanan Kesehatan terdekat
  22. Ketersediaan SOP pemantauan dan pelaporan kesehatan warga satuan pendidikan
  23. Ketersediaan fasilitas tempat duduk dengan jarak 1,5 m
  24. Ketersediaan tempat sampah di setiap ruangan
  25. Sekolah telah melakukan sosialisasi daedukasi pada guru mengenai aktivitas pembelajaran di kelas (menghindaraktivitas berkerumun seperti kerja kelompok contohnya)
  26. Sekolah memiliki mekanisme pengaturan dan tata tertib siswa saat istirahat dan belajar di kelas, juga saat pulang sekolah
  27. Sekolah melakukan pemantauan terhadap kurikulum dan konten pembelajaran yang dilakukaagatetap memiliki priotitas menjaga siswa agawell-being students (siswa yang  bahagia dan sejahtera)
  28. Ketersediaan jadwal pembagian kelompok belajar (siphing) pembelajaran dikelas dan pengaturanjam belajar termasuk jam datang dan pulang pengaturan siswa pada saat istirahat
  29. Bersedia menutup kantin selama PTM Terbatas berlangsung
  30. Satuan Pendidikan Siap mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (5M) kepada seluruh ekosistem sekolah baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah

Dokumentasi saat Monitoring Persiapan PTMT :










Semangat Sukseskan Simulasi PTMT di SMP Pasundan 1 Bandung.

Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang

      BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH Banyak cara Mengisi Waktu Luang Mengisi waktu luang di halaman rumah dengan berkebun adalah salah satu cara ...