Minggu, 31 Agustus 2025

 LAPORAN PJJ
SENIN, 1 SEPTEMBER 2025

Saat pandemi Covid-19 melanda, kita semua dipaksa beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kenangan itu masih terasa: suasana cemas bercampur harap, layar gawai menjadi jendela utama ilmu, dan jaringan internet sering menjadi tantangan terbesar. Guru dan siswa sama-sama belajar hal baru, saling mendukung meski rindu akan tatap muka. PJJ kala itu lebih sarat dengan perjuangan, keterbatasan, dan rasa khawatir karena dilakukan dalam situasi darurat.

Kini, PJJ hadir kembali dalam nuansa yang berbeda. Tidak lagi dalam bayang-bayang pandemi, melainkan sebagai pilihan alternatif dalam pembelajaran modern. Teknologi yang dulu terasa memaksa, kini lebih akrab dan bersahabat. Guru lebih terampil memanfaatkan platform digital, siswa lebih terbiasa mengelola belajar mandiri, dan suasana PJJ tidak lagi tegang, tetapi bisa menjadi ruang kreatif.

Jika dulu PJJ identik dengan keterbatasan, kini PJJ lebih terasa sebagai kesempatan. Kesempatan untuk menjangkau pembelajaran yang lebih fleksibel, memadukan teknologi dengan kearifan lokal, serta menjadikan jarak bukan lagi penghalang, melainkan jembatan untuk terus belajar tanpa batas.

Kali ini saya laporkan kegiatan PJJ pada pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas 7 H jam pelajaran ke-1 sampai jam pelajaran ke-3 melalui Google Meet. Untuk bergabung ke rapat video, klik link ini: https://meet.google.com/pgc-kzce-yru. Jika ingin bergabung lewat telepon, hubungi (US) +1 304-568-6458, lalu masukkan PIN ini: 357 551 967#.

Inilah photo kegiatan belajar di kelas 7H


Photo Kegiatan PJJ di Kelas 7H

Nuansa pembelajaran di Ruang PJJ, murid-murid  sangat antusias dan kehadiran pun maxsimal meski ada yang terlambat masuk. Tugas langsung dikerjakan dan hasinya langsung dilaporkan di grup kelas Pendidikan Pancasila Kelas 7H.

Alhamdulillah selesai sudah pembelajaran PJJ jam ke-1-3 di Kelas 7H. Kemudian pemnbelajaran dilanjutkan di jam ke-4 sampai jam ke-6 di kelas 7D.

                          Photo Kegiatan PJJ di Kelas 7D                 

Nuansa pembelajaran di Ruang PJJ, murid-murid  sangat antusias dan kehadiran pun maxsimal meski ada yang terlambat masuk. Tugas langsung dikerjakan dan hasinya langsung dilaporkan di grup kelas Pendidikan Pancasila Kelas 7D.

Alhamdulillah selesai sudah pembelajaran PJJ jam ke-4-6 di Kelas 7D. Dengan selesainya PJJ di Kelas 7D berarti ragkaian Kegiatan Belajar Mengajar berakhir , dan hasil pekerjan siswa kelas 7H dan 7D ditunggu ya. 

Salam sehat dan tetap semangat!


Rabu, 09 April 2025

APRESIASI BUKU: "KISAH GURU PA ONO"

Buku Kisah Guru Pa Ono adalah sebuah karya luar biasa yang menggugah hati dan penuh inspirasi. Lewat kisah-kisah sederhana namun sarat makna, pembaca diajak mengenal sosok Pa Ono—seorang guru yang bukan hanya mengajar, tetapi membimbing dengan hati, mendidik dengan cinta, dan hadir sepenuhnya bagi setiap muridnya.

Pa Ono bukanlah guru biasa. Ia adalah sosok teladan yang mampu melihat potensi dalam diri setiap anak, bahkan ketika mereka sendiri belum mampu melihatnya. Dengan kesabaran yang luar biasa, beliau membentuk karakter, menumbuhkan harapan, dan menjadi cahaya bagi masa depan para siswa-siswinya.

Buku ini sangat layak dibaca oleh para pendidik, calon guru, orang tua, bahkan siapa pun yang percaya bahwa pendidikan adalah jalan mulia untuk mengubah dunia. Setiap halaman membawa kehangatan, nilai kehidupan, dan motivasi untuk terus berbuat baik.

Saya memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada penulis atas upaya menghadirkan sosok Pa Ono ke dalam tulisan yang begitu hidup. Buku ini bukan hanya sebuah cerita-ia adalah warisan nilai dan semangat untuk terus menyalakan lentera pendidikan dengan ketulusan.

Buku Pa Ono terdiri dari beberapa Bagian, yakni;

Bagian 1 Pak Ono Dengan Muridnya

  • Hari Pertama
  • Sabrina , Ada Apa Dengan Dikau
  • Sabrina Jilid 2
  • Tangisan I Ketut
  • Junaidi Si Mulut Berbisa Muridku Mabal
  • Line,Facebook, Twitter Dan Instagram
  • Futsal Lovers
  • Murid Bodoh Juga Bisa Kuliah Happy Teacher Day
  • Bapak Ada Di Belakangmu Kekerasan Terhadap Anak Dan Ulang Tahun

Bagian 2 Pak Ono Dengan Materi Dan Metode Ajarnya

  • Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
  • Membumikan Toleransi Membaca Alquran
  • Public Speaking
  • Hak Orang-Orang Miskin
  • It's My Performance
  • Spiritual Reasoning
  • Asmaul Husna

Bagian 3 Pak Ono Dengan Evaluasi Pembelajarannya

  • Ujian Tulis Essay Dan Lisan
  • Evaluasi Kepribadian Murid
  • Guru Pun Harus Dievaluasi

Bagian 4 Pak Ono Dengan Guru Dan Staf Sekolah

  • Mengkritik Guru
  • Satpam
  • Petugas Kebersihan Dan Pedagang
  • Berguru Dengan Guru

Ini buku yang saya cari, terus terang saya banyak terbantu dengan buku ini. Terima kasih Pa Jiva. Buku ini insya Alloh menjadi buku yang sangat laku (Best Seller). Aamiin.


Saya tunggu Buku baru Pa Jiva Yaa.

Rabu, 05 Maret 2025

 DELAN  DIMENSI PROFIL LULUSAN

1.        Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME,

Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan Tuhan serta menghayati nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.Kewargaan

2.        Kewargaan,

Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dan norma sosial dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab sosial, serta berkomitmen untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait keberlanjutan manusia dan lingkungan.

3.        Panalaran Kritis,

 Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis, dan reflektif dalam memahami, mengevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan masalah.

4.        Kreatifitas,

Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat.

5.        Kolaborasi,

Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong royong untuk mencapai tujuan bersama melalui pembagian peran dan tanggung jawab.

6.        Kemandirian,

Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mengatasi hambatan, dan menyelesaikan tugas secara tepat tanpa bergantung pada orang lain

7.        Kesehatan,

Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being).

8.        Komunikasi,

Individu yang memiliki kemampuan komunikasi intrapribadi untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan, dan informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi.

Kamis, 30 Januari 2025

KEGIATAN KOMBEL (8)

 AKOMODASI KURIKULUM DAN
INSTRUMEN ASESMEN

Jumat 31 Januari 2025 kembali melaksanakan Kegiatan Komutas Belajar (KOMBEL) di SMP Negeri 12 Bandung dengan dimoderatori oleh Bapak Guru Hebat M. Jiva Agung Wicaksono, M.Pd. Beliau adalah mengampu Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Ketua Kombel.dan tugas Tambahannya sebagai Staf Wakasek Kurikulum dan CGP Angkatan Pertama di SMP Negeri 12 Bandung.

Agenda Kombel hari ini, masih melanjutkan kegiatan Kombel minggu kemarin Jumat 24 Januari 2025. Pembedanya kegiatan kali ini adalah ada penjelasan lanjutan dari Nara sumber Guru Hebat Ibu Rina Mariana, M.Pd. selaku Wakil  Kepala Bidang Kurikulum Sekolah SMP Negeri 12 Kota Bandung.

Dokumentasi Kegiatan 


Dengan penuh rasa semangat dan tanggung Jawab Profesional Alhasil Tagihan Kombel selesai sesuai dengan target. Alhamdulillah.

Selasa, 24 Desember 2024

KEGIATAN LIBUR

LIBUR TELAH TIBA

Sabtu 21 Desember 2024 sampai Sabtu, 4 Januari 2025 waktunya libur semester Ganjil Tahun Ajaran 2024-2025. Tidak ada kegiatan keluar yang ada adalah menunggu Anak dan Cucu-cucuku berlibur di Rumah Nini dan Aki.

Selain menunggu Anak dan Cucu-cucuku berlibur, saya tetep rutinitas keseharian di dapur, memanjakan diri berolah raga, sewaktu-waktu lihat aktivitas pelatihan Mandiri di PMM dan yang pasti mempersiapkan Administrasi Guru di Semester dua. 

Kegiatan refleksi sewaktu-waktu di laksanakan dengan harapan dapat melengkapi berbagai kekuarangan di semester ganjil dan memperbaiki hal-hal yang kurang di semester Genap/ semester ke-2.

Regulasi baru perlu diikuti, sehingga tidak terlalu ketinggalan perkembangan, sambil menunggu perubahan Implementasi Kurikulum Baru pada masa pemerintahan kementrian Baru.

Bagi saya perubahan itu tidak menjadi beban akan tetapi perlu dikaji lebih mendalam seperti halnya materi mana yang dipertahankan, ditambah atau dikurangi, bahkan diganti dengan yang baru.

Kaitannya dengan Kompetensi. Ada beberapa regulasi yang wajib kita ikuti yakni:

  1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional.
  2. Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2626/B/HK.04.01/2023 tentang Model Kompetensi Guru.
  3. Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 0802/B.B1/HK.03.01/2024 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Guru, Jabatan Fungsional Pamong Belajar, Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah, dan Jabatan Fungsional Penilik.
Jadi meskipun kegiatan libur, tetap kita perlu mempersiapkan diri tuk masuk mendidik anak-anak Bangsa di semester berikutnya.


Selasa, 17 Desember 2024

LAPORAN PENGIMBASAN PSP

 REFLEKSI PENGIMBASAN PSP
SMP NEGERI 12 BANDUNG


Pengimbasan Implementasi Kurikulum Merdeka Program Sekolah Penggerak PSP SMP Negeri 12 Bandung dilaksanakan mulai Juni - Desember 2024. Adapun sekolah yang sasaran adalah SMP Indonesia Raya, SMP Muhamadiyah 2 dan SMP Bunga Bangsa. Agenda kegiatan kali ini Selasa 17 Desember 2024 adalah Kegiatan Refleksi Pengimbasan, yang dihadiri oleh Tiga orang guru dan Kepala sekolah dari Sekolah sasaran.

Dokumen Kegiatan Refleksi Pengimbasan
Selasa 17 Desember 202



Rabu, 11 Desember 2024

LAPORAN KOMBEL

 PENANGANAN KEKERASAN


Berbeda dari kegiatan Kombel sebelumnya, Kegiatan Kombel kali ini dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Desember 2024. Narasumber adalah Bapak Guru Hebat Kord. PANDAWA Dinas Pendidikan Kota Bandung dan Satgas PPKSP Bapak Pathah Pajar Mubarok, S.Pd., M.Pd. Tema yang diusung adalah " Pemberian Layanan Pendampingan Bagi Satuan Pendidikan dalam Penanganan Kekerasan.

Acuan Pencegahan Pencegahan Penanganan Kekerasan dapat dilihaat pada Peraturan Mentri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia No 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Kekerasan di Satuan Pendidikan meliputi,  
  1. Setiap perbuatan, tindakan, keputusan terhadap seseorang. 
  2. Menimbulkan rasa sakit, luka atau kematian, penderitaan seksual/ reproduksi, berkurang atau tidak berpungsinya sebagian dan/ atau seluruh anggoota tubuh secara fisik, intelektual atau mental. 
  3. Hilangnya kesempatan mendapatkan pendidikan atau pekerjaan dengan aman dan optimal, pemenuhan hak asasi manusia, ketakutan, rasa percaya diri, kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, kerugian ekonomi, dan/ atau bentuk kerugian lain yang sejenis.
Kekerasan di Satuan Pendidikan melibatkan Peserta didik, Pendidik, Tendik, Warga Satuan Pendidikan Lain, Komite Sekolah.

Ada enan bentuk kekerasan:
  1. Kekerasan Fisik,
  2. Kekerasan Psikis;
  3. Perundungan;
  4. Kekerasan Seksual;
  5. Diskriminasi dan Intoleransi:
  6. Kebijakan yang mengandung Kekerasan; 
  7. Bentuk Kekerasan Lainnya.
Dampak Kekerasan pada Korban 
Fisik
  • Luka fisik, cendera, atau masalah kesehatan jangka panjang
  • Gangguan tidur, sakit kepala, atau gangguan makan.
  • Terganggunya Fungsi reproduksi, kehamilan, infeksi menular, Seksual (IMS)
Psikologis, 
  • Gelisah, tidak dapat duduk tenang, sulit fokus, mudah terkejut, tidak berseangat, dan kehilangan kepercayaan diri.
  • Gangguan psikologis seperti depresi, trauma, atau kecemasan yang didiagnosis oleh tenaga profesional kesehatan mental
Akademik (Peserta Didik)
  • Penurunan prestasi akademik
  • Absensi meningkat,
  • Kurangnya motivasi belajar dan partisipasi di kelas.
Sosial, 
  • Isolasi, sulit membangun hubungan inter personal, hungan memburuk.
  • Penurunan partisipasi dalam kegiatan, munculnya stigma dari lingkungan.
Produktifitas Kerja,
  • Penurunan produktivitas kerja.
  • Ketidak puasan terhadap lingkungan kerja, kurangnya motivasi mengikuti kegiatan sekolah.
  • Absensi yang meningkat

Tahapan Penanganan Kasus PPKSP


Dokumentasi Kegiatan




Refleksi dari Kegiatan Kombel Kamis, 12 Desember 2024, Kekerasan itu ternyata bentuknya ada enam bahkan tujuh bentuk, terkadang kita sebagai pendidik tanpa sadar melakukan kekerasan terhadap  Peserta Dididik tujuan awalnya adalah menerapkan disiplin, kejujuran, tanggung jawab, tangguh berani menanggung resiko (menanamkan karakter Baik), 

Dengan adanya sosialisasi Pencegahan dan penangan kekerasan di Lingkungan Sekokah, maka kita sebagai pendidik semakin terbuka wawasan akan pentingnya sebuah  pelayanan yang sangat prima. 







Pekerjaan yang menyenangkan saat mengisi waktu luang

      BERKEBUN DI HALAMAN RUMAH Banyak cara Mengisi Waktu Luang Mengisi waktu luang di halaman rumah dengan berkebun adalah salah satu cara ...